DAERAH

November 2019, 4 Kota di Sumut Deflasi

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Di bulan November 2019 tercatat Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Wilayah Sumatera Utara (Sumut), empat (4) kota mengalami deflasi.

“Ke 4 kota yang deflasi Sibolga 0,48 persen, Pematang Siantar 0,10 persen, Medan 0,77 persen dan Padang Sidempuan 0,05 persen,”papar Dinar Butar-butar kepala bidang statidtik distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, di kantornya jalan Asrama Medan, Senin (2/12/19), ujarnya untuk daerah Sumut November 2019 deflasi sebesar 0,66 persen.

Katanya Medan Oktober 143,39 jadi 142,29 di Nopember tahun yang sama. Penurunan indeks tersebut disebabkan turunnya harga beberapa komoditas jelas Dinar, saat memaparkan perkembangan Indeks harga Konsumen atau inflasi. Hal ini, sambunya lagi berdasarkan data surpe BPS Sumut, dimana deflasi seluruh kota terjadi IHK di Sumut.

“Namun terjadinya deflasi di 4 kota IHK tersebut, maka Sumut pada November 2019 mengalami deflasi sebesar 0,66 persen,” ujar Dinar pada siaran pers, Senin (2/12/19).
Di jelaskan Dinar, kota Medan deflasi sebesar 0,77 persen atau indeks dari 143,39 bulan Oktober 2019 turun jadi 142,29 pada November 2019.

Menurutnya, deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks tiga kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,90 persen, sandang sebesar 0,36 persen dan kelompok transportasi, komunikasi serta jasa keuangan sebesar 0,26 persen.

Kelompok ini menunjukkan peningkatan indeks yang selanjutnya kelompok perumahan, air, listrik, gas, bahan bakar sebesar 0,14 persen dan kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen. Sedangkan kelompok makanan jadi, minuman, rokok juga tembakau serta kelompok pendidikan, rekreasi, dah olah raga tidak mengalami perubahan indeks.

“Komoditas sebagai penyumbang utama deflasi selama November 2019 di Medan, yaitu cabai merah, ikan dencis, angkutan udara, cabai hijau, telur ayam ras, daging ayam ras, dan sawi hijau,” katanya.

Harga cabai merah turun 15,63%, ikan dencis turun 13,29%, tarif angkutan udara turun 4,05%, cabai hijau turun 17,60%, telur ayam ras turun 3,64%, daging ayam ras turun 1,83%, dan sawi hijau turun 10,94%. Untuk komoditas yang mengalami peningkatan harga, antara lain bawang merah, upah pembantu rumah tangga, bawang putih, terong panjang, ikan gembung, minyak goreng, dan bayam.

Dinar.menyebutkan, dari 23 kota IHK di Pulau Sumatera 18 kota tercatat deflasi. Deflasi tertinggi di Tanjung Pandan sebesar 1,06 persen dengan IHK sebesar 146,21, terendah di Batam sebesar 0,01 persen dengan IHK 137,96.

Deflasi bulan November 2019 ini menyebabkan laju inflasi kumulatif (November 2019 terhadap Desember 2018) masing-masing kota yaitu Sibolga inflasi 2,06%, Pematangsiantar inflasi 1,19%, Medan inflasi 2,71%, dan Padangsidimpuan inflasi 2,29%. Dengan demikian laju inflasi kumulatif gabungan 4 kota IHK di Sumut inflasi sebesar 2,53%.

“Berdasarkan year on year (yoy), setiap kota IHK yaitu Sibolga inflasi 2,16%, Pematangsiantar inflasi 1,58%, Medan inflasi 2,83%, serta Padang Sidimpuan inflasi 2,70%. Sehingga inflasi year on year gabungan 4 IHK di Sumut sebesar 2,69%,” katanya mengakhiri. (MR/JB Rumapea).

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com