Menjaga Stabilitas Kantibmas Polsek Medan Labuhan Razia Pekat

METRORAKYAT.COM,LABUHAN – Maraknya café maksiat sekaligus diduga penjualan Narkoba, Polsek Medan Labuhan melakukan razia pekat bersama Muspika Plus, Kamis (8/11/18).

Ini dilakukan karena warga masyarakat resah dengan maraknya Café Maksiat dan sekaligus diduga penjualan Narkoba di wilayah Medan Labuhan. Razia Pekat tersebut di komandoi oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto.

Pemberantas penyakit masyarakat (Pekat) yang meresahkan warga mendapat tanggapan dari kapolsek Medan labuhan , kapolsek yang dibantu dari Polisi Meliter dari TNI AD dan TNI AL bersama jajaran pemko Kecamatan Medan labuhan melakukan razia di sejumlah kafe “remang-remang” di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan,

Dalam Pelaksaanya Kapolsek Medan Labuhan sebagai komando dalam razia Pekat menyeser cafe-cafe Remang yang biasa mangkal kalangan muda di pinggiran Sungai Jalan Datuk Rubiah Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. namun razia pekat itu bocor, seluruh cafe tutup kemudian tim yang melibatkan sejumlah kepala lingkungan dan tokoh masyarakat itu, lalu berpindah ke Jalan Cingkuan,

Dimana lokasi Cingkuan juga maraknya Berdiri café-café, Tim Razia sempat kecewa karna bocornya pelaksanaan razia , saat hendak balik terlihat satu café menghidupkan musik hingar-bingar yang berasal dari musik tunggal yang diduga milik warga setempat.

Dalam penyeseran itu dilokasi itu terdapat belasan wania muda yang diperkirakan berusia 25 hingga 35 tahun mendampingi sejumlah pria hidung belang yang minta dihibur , saat dilakukan pmeriksaan pengunjung café kaget dan satu persatu pengunjung yang berada di sana diperiksa identitasnya maupun isi kantong untuk mengetahui pengujung membawa narkoba.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Rosyid Hartanto, Kamis (8/11/), mengatakan membenarkan dilakkan razia setelah aanya laoran warga , dan katanyalagi razia yang digelar untuk menekan gangguan kamtibmas dengan sasaran cake-cafe , sebagai tempat prostitusi, minuman keras dan narkoba.

Kegiatan rutin dilakukan sejak pekan lalu dan kita akan rutin razia seminggu sekali guna menekan penyakit masyarakat ini,” tegas Rosyid.

Ditanya tentang Hasil razia pengunjung yang ditahan dalam razia tersebut, ROSYID yang menyebutkan belum ada pengunjung yang ditahan, karena mereka tidak terbukri menggunakan narkoba.Karena ini kasusnya tipiring, kasus ringan, mereka tidak ditahan hanya dicatat identitasnya,” cetus Rosyid. (MR/aril)

Bagikan :