DAERAH

Masyarakat Minta Proyek Pembangunan Pelabuhan Muara Sumber APBN 2019 Pagu Rp 8.545.500.000 Agar Diawasi Penegak Hukum

METRORAKYAT.COM, TAPUT – Masyarakat Muara Kabupaten Tapanuli Utara minta agar proyek Pembangunan Pelabuhan Muara
Danau Toba Tahap II dengan Pagu Anggaran Rp. 8.545.500.000 Sumber APBN 2019 agar diawasi oleh penegak hukum. Hal itu disampaikan Masyarakat Muara R.Sianturi kepada Metro Rakyat Kamis (12/9/19).

,”Proyek Pembangunan Pelabuhan Muara Danau Toba Tahap II dengan Pagu Anggaran Rp. 8.545.500.000 yang bersumber dari APBN 2019 agar diawasi oleh penegak hukum,” Kata R.Sianturi.

Kejanggalan dalam pelakasanaan proyek tersebut dapat terlihat masih contoh para pekerja proyek yang menggunakan anggaran APBN yang bernilai Milyaran Rupiah diduga tidak menerapkan (K3) Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3) padahal K3 merupakan salah satu hal penting yang wajib diterapkan oleh semua perusahaan dan peraturan itu tertuang dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 pasal 87. Kata R.Sianturi

Pada kesempatan ini saya sebagai masyarat meminta kepada pihak Perusahaan pelaksana pembangunan Pelabuhan Muara
Danau Toba Tahap II agar menghargai aturan dan peraturan di negeri Indonesia tercinta ini.Pungkas R.Sianturi.

Terkait komentar masyarakat itu saat hendak dikonfirmasi pihak perusahan pembangunan pelaksana proyek pembangunan Pelabuhan Muara
Danau Toba Tahap II tersebut di kota Muara namun sangat disayangkan Media Metro Rakyat tidak dapat jumpa dengan pelaksana ataupun pengawas proyek tersebut. ,”Pelaksana dan pengawas tidak kami ketahui dimana bang ,”. Kata Salah seorang pekerja proyek tersebut yang tidak bersedia namanya di masukkan dalam media. (MR/MARUDUT NABABAN)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com