POLITIK

Masyarakat Kota Medan Diharapkan Punya kesadaran Tinggi Tentang Kebersihan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, bukan hanya menghindari lingkungan dari bahaya banjir, namun juga menjadikan lingkungan bersih dan sehat, sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

Untuk itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung kembali melaksanakan Sosialisasi Perda kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Pengelolahan Persampahan yang di adakan di Jalan Krisan Blok D Nomor 36, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Rabu (21/8/2019).

Dihadapan ratusan warga Kelurahan Helvetia Timur, politisi dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan ini mengatakan, dengan adanya Perda Kota Medan ini, diharapkan nantinya akan dirasakan oleh masyarakat dan dapat dilaksanakan dengan baik serta mempunyai kepedulian yang tinggi tentang sampah, sehingga menjadikan Kota Medan ini menjadi sebuah kota yang bersih.

“Pemko Medan membuat Perda ini bukan untuk mengejar piala Adipura, tetapi menjadikan sebuah kota yang betul-betul dihuni orang, karena kota ini bersih dan sehat sehingga banyak orang yang berkunjung,” kata Sekretaris  Komisi C DPRD kota Medan ini.

Duma menambahkan, dalam perda ini sudah jelas disebutkan bahwa, bila seseorang membuang sampah sembarangan dikenakan denda Rp.10 juta dengan kurungan pidana 3 (tiga) bulan, jika Badan, Lembaga atau kantor membuang sampah sembarangan akan dikenakan denda Rp.50 Juta.

“Selain itu, yang sangat strategis didalam Perda ini apabila seseorang memberikan informasi terhadap masyarakat atau Lembaga yang membuang sampah sembarangan akan diberikan insentif (berupa pemberian penghargaan dan atau pemberian subsidi) tentunya masyarakat melaporkan ke Dinas Kebersihan dan melalui tim akan diproses hukumnya,” ujarnya.

Duma juga menyarankan kepada ibu-ibu rumah tangga untuk mengurangi penggunaan plastik untuk kebutuhan belanja, sebab diketahui limbah dari bahan plastik sangat sulit terurai.

Pada sesi tanya jawab, warga komplek Griya, Benny mempertanyakan keseriusan Pemko Medan dan Dinas Kebersihan untuk menanggulangi masalah sampah yang sudah menjadi momok menakutkan di Kota Medan. Benny menyebutkan, apakah ada rencana Pemko Medan dan DPRD Kota Medan untuk membuat anggaran membeli truk sampah canggih, yang mampu mempres sampah yang diangkut, mengeringkan sampah membuat sampah menjadi bahan mentah untuk tenaga listrik kepada Perusahaan Listrik.

“Saya sudah pernah ke Jepang, disana sampah menjadi sesuatu yang menguntungkan bagi negara tersebut, sebab dapat dijadikan menjadi bahan tenaga listrik, karena negara tersebut memiliki truk pengangkut sampah yang sudah canggih. Seharusnya ini sudah bisa menjadi masukan bagi Kota Medan untuk mencegah penumpukan sampah di tempat pembuangan sampah sementara maupun di tempat pembuangan sampah akhir yang ada di daerah terjun Kecamatan Belawan,” ujar Benny.

Sambung Benny lagi, program Go Green sudah lama di canangkan oleh pemerintah, namun seakan kurang maksimal, ini disebabkan masyarakat kurang mendukung dan banyaknya bangunan memakai kaca. Apa yang harus dilakukan Pemko Medan untuk mengatasi permasalahan sampah kedepannya agar Pemko Medan dapat terbebas dari sampah,” tanya Benny.

Perwakilan dari Kantor Kelurahan Hevetia Timur, Dewi pada kesempatan itu menjelaskan bahwa saat ini Pemko Medan sedang giat-giatnya melakukan pembersihan sampah, mulai dari lingkungan, kelurahan dan kecamatan sebab, jika sampah tidak segera ditangani dan masyarakat juga kurang sadar akan kebersihan lingkungan, maka tidak ada jaminan Kota Medan akan terbebas dari sampah,” terangnya.

Untuk itu, Dewi meminta agar warga Kelurahan Helvetia Timur dan Kecamatan Medan Helvetia selalu menjaga kebersihan. ” Buang lah sampah pada tempatnya, memang kita akui lokasi pembuangan sampah di Kota Medan sangat terbatas, namun Pemko Medan tetap akan mengangkut sampah masyarakat yang dibuang ditempat pembuangan sampah yang sudah ditentukan,” terangnya.

Sementara itu, menjawab pertanyaan dan saran dari warga bernama Benny, Duma mengatakan akan memasukkan usulan itu pada pembahasan di DPRD Kota Medan ke depan.

“Usul dari Pak Benny sangat bagus, meskipun demikian, kita tetap akan merapatkannya dan meminta masukan bagaiman agar truk berteknologi tinggi sudah ada di Kota Medan, sehingga permasalahan sampah dapat berkurang,” terang Duma. (MR/Tim)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com