KAPOLSEK MEDAN HELVETIA PIMPIN PENGAMANAN UNJUK RASA di KANTOR KOPERASI KOTA MEDAN

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Kapolsek Medan Helvetia kompol Hj. Trila Murni, SH mengambil apel personil di Kantor Departemen Koperasi jalan Gatot Subroto Medan, yang akan melakukan pengamanan unjuk rasa dari Aliansi Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, Selasa (15/5/2018).

Untuk Personil yang di libatkan dalam hal pengamanan unjuk rasa tersebut terdiri dari Personil Dit Sabhara 1 SST dan Personil Polrestabes Medan serta Personil Polsek Medan Helvetia.

Kapolsek Medan Helvetia dalam arahannya saat pengambilan Apel, agar personil tetap stand by di Objek kantor Dinas Koperasi Kota Medan dan tetap konsentrasi serta Fokus jangan lengah dengan situasi seputaran Objek.

Untuk fungsi intel tetap dilakukan kordinasi dengan pimpinan unjuk rasa dan lakukan penggalangan serta cari informasi sekecil apapun di seputaran objek kita atau pun informasi-informasi lainnya dan laporkan sesegera mungkin perkembangannya.

Para pengunjuk rasa diketahui dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC.F.SPTI.K SPSI) dan sebagai pimpinan unjuk rasa sdr.Marthin Lutter Bangun dengan massa di perkirakan lebih kurang 200 orang.

Adapun tuntutan yang akan di sampaikan oleh pengunjuk rasa yaitu ketidak berpihakan Kadis Tenaga Kerja Kota Medan dan terlalu jauh mencampuri hal-hal Serikat Pekerja khususnya K.SPSI di Kota Medan.

Selanjutnya meminta kepala Dinas Koperasi Kota Medan jangan sampai mantan terpidana Parukian Manalu memimpin Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan.

Sekira pukul 13.00 WIB pengunjuk rasa tiba di Kantor Dinas Koperasi Kota Medan jalan gatot subroto dan di terima oleh bagian Kasi Kelembagaan Koperasi Kota Medan yaitu Bapak Darwin perangin-angin.

Selanjutnya perwakilan dari pengunjuk rasa sebanyak 10 orang di bawah pimpinan aksi unjuk rasa Marthin Luther Bangun dan Alfianur Syafitri melakukan mediasi di ruang rapat Kantor Koperasi Kota Medan.

Kemudian perwakilan pengunjuk rasa mengapresiasikan kepada Pihak Koperasi Kota Medan sebagai berikut :

Pada tanggal 11 Mei 2017 di mana setelah melakukan rapat tersebut bahwa banyak anggota koperasi SPSI cabang Belawan banyak yang di berhentikan dari anggota koperasi dan Intimidasi terhadap Hak-hak Anggota Koperasi cabang Belawan dan Kami meminta agar Parukian Manalu tidak di syahkan menjadi Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan.

Lalu pihak Koperasi Kota Medan menerima apresiasi dari perwakilan SPSI tersebut dan mengatakan belum ada menerima laporan dari rapat yang di adakan oleh saudara
Parukian Manalu Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Belawan. Sementara dari pihak Dinas Koperasi Kota Medan akan memberitahu kepada Kepala Dinas Koperasi serta meminta Team untuk mengklarifikasi dan menyelidiki hal tersebut.

Setelah mendapat apresiasi dari pihak Dinas Koperasi, para pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib dan aman sekira pukul 14.30 WIB. (MR/Rahmad).

Bagikan :