KRIMINAL

Jebak Korbanya Dengan Wanita, Komplotan Begal Beraksi di 21 TKP

METRORAKYAT.COM, PERCUT – kerap beraksi menjebak calon korbanya dengan menggunakan wanita di jejaring media sosial komplotan begal sadis yang sudah beraksi di 21 TKP akhirnya berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Ananda Praditya Utama alias Black (25) Silva Khairani alias mbak Vee (21) yang beralamat di Jalan Datuk Kabu pasar 3 Kecamatan Medan Denai dan di Jalan Kenari XIV Kelurahan Kenangan Kecamatan Percut Sei Tuan, yang mana salah satu pelaku terpaksalah ditembak petugas pada kedua kakinya karena berusaha kabur saat pengembangan kasus untuk mencari barang bukti. Selasa (10/9/2019) Jam 18:30 WIB.

Tsk Ananda alias Black

Selain kedua pelaku, Petugas juga berhasil mengamankan seorang penadah barang-barang hasil kejahatan atas nama Juwita alias emak Ayam (50) warga Jalan Datuk Kabu, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Aris Wibowo menerangkan pada awak media ( 11/9) menjelaskan bahwa penangkapan komplotan ini berdasarkan 3 laporan korban atas nama Sugianto, warga Lubuk Pakam, Haris warga Jalan Denai dan Andre Warga Mandala Bypass.

“Pertama kami tangkap Ananda Praditya Utama alias Black saat melintas di Jalan Kamboja Tanah Garapan, Laut Dendang saat mengendarai sepeda motor RX King pada hari Selasa (10/9/2019 Jam 18:30 WIB,” jelas Arist.

Tsk Khairani bersama tersangka penadah

Lebih jauh Kapolsek menjelaskan bahwa, dari hasil intrograsi, Nanda mengakui jika saat beraksi ia selalu bersama Silvia Khairani, dari keterangan itu barulah Silvia Khairani ditangkap.

Selanjutnya Polisi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti yang telah dijual pada penadah yaitu seorang wanita atas nama Juwita alias Emak Ayam di Jalan Datuk Kabu.

“Saat menuju rumah ke rumah Juwita untuk mencari barang bukti, tersangka Ananda mencoba kabur dengan melawan petugas dengan cara mendorong Polisi, tembakan peringatan ke udara dilepaskan namun ia tak mau mengurungkan niatnya untuk kabur, hingga ia roboh tertembus peluru pada kakinya, modus operandi komplotan ini adalah dengan cara mengumpan Silvia kepada calon korbannya di media sosial. Rabu (27/8/2019)

“Kalau korban atas nama Haris Sulistyanto berkenalan dengan Silvia di Facebook lalu setelah beberapa hari dirasa telah akbrab maka pada hari Rabu (27/8) Jam 29:30 WIB keduanya sepakat untuk berjumpa di cafe Lina Jalan Kamboja tanah garapan Laut Dendang, usai bertemu, lalu tersangka Nanda mendatangi korban dan memukuli kepalanya dengan martil sebanyak tiga kali hingga berdarah lalu Nanda dan Silvia membawa kabur sepeda motor Honda Beat BK 4219 AEY dan HP korban, sementara korban ditinggal begitu saja hingga ia berhasil ditolong warga dan melaporkanya pada kami,” beber Kompol Aris Wibowo.

Berdasarkan hasil intrograsi kedua tersangka sudah beraksi di 21 TKP di wilayah hukum Polrestabes Medan.

Dan sebagai barang bukti, Polisi juga mengamankan 1 martil,1 helm gojek, 1 sepeda motor RX King dan 2 unit HP. ( MR/Suriyanto /Red )

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com