DAERAH

Ini Tanggapan Kadisdik Siantar Terkait Sikap Arogan Kepsek SMP Budi Mulia Terhadap Wartawan

METRORAKYAT.COM, PEMATANG SIANTAR – Terkait sikap kasar dan arogan Julisesko Buaton, kepala sekolah SMP Swasta Budi Mulia Pematangsiantar terhadap wartawan beberapa waktu lalu, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Siantar Edi Noah Saragih telah memerintahkan by phone kepada bawahannya yaitu setingkat pengawas SMP untuk menanyakan hal itu langsung kepada yang bersangkutan.

Gambar : Kantor Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar

Menurut Edi Noah Saragih yang ditemui di ruangannya di Kantor Dinas Pendidikan jalan Merdeka 228c kelurahan Dwikora, kecamatan Siantar Barat kota Pematangsiantar pada Senin (24/6/2019) pukul 10.30 wib mengatakan lewat laporan dari bawahannya emang benar ada peristiwa tersebut. Kepala sekolah yang bersangkutan (Julisesko,red) mengaku salah dan meminta maaf kepada pengawas SMP.

Dia bersikap seperti itu karena lagi banyak masalah dan lagi banyak pekerjaan. Dan sebut Edi Noah kepada awak media ini, Julisesko merasa ketakutan karena masalah ini telah sampai di dinas.

Ketika ditanya sanksi apa yang telah diberikan kepada yang bersangkutan, Kadisdik Siantar mengatakan kita sudah kasih sanksi peringatan secara lisan supaya kedepannya jangan seperti itu lagi kepada wartawan. “Jika ada hal-hal yang ditanyakan atau ingin dikonfirmasi oleh wartawan ya dijelaskan saja secara baik-baik”. Gak perlu arogan.

Diakhir penjelasannya Edi mempersilahkan untuk berkomunikasi langsung kepada bawahannya yang menangani masalah ini di nomor: 08137023xxx.

Dan ketika coba dihubungi melalui pesan whatsapp pada Selasa, (25/6/2019) pukul 11.04 wib yang bersangkutan menjawab lagi ada pertemuan di Tanoto dan baru ada waktu keesokan harinya, Rabu (26/6/2019).

Sebagaimana diberitakan beberapa waktu lalu pada hari Rabu (19/6/2019) Julisesko Buaton marah-marah dan usir wartawan saat dikonfirmasi terkait adanya informasi pengutipan uang sebesar Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah) per siswa untuk pengambilan SKHUN kelas IX pada Selasa (4/6/2019) yang lalu. Baca: https://metrorakyat.com/kepsek-smp-budi-mulia-marah-marah-dan-usir-wartawan-saat-diconfirmasi-soal-uang-skhun-sebesar-200-ribu-per-siswa/(MR/MBPS)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com