DAERAH

Gunakan BBM Bersubsidi, PT.Telkomsel Kembali Di Geruduk Massa Aksi

METRORAKYAT.COM, GUNUNGSITOLI – Puluhan massa Yang mengatasnamakan Lsm Penjara, Kepulauan Nias menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor PT.Telkomsel, Rabu (13/03/2019).

Mereka mendesak pihak penegak hukum untuk melakukan proses pemeriksaan terhadapa pimpinan Pt.Telkomsel atas dugaaan penyalahgunaan BBM Bersubsidi yang seharusnya digunakan BBM Industri di beberapa titik tower yang ada di kepulauan Nias.

Setelah lebih dari satu jam berorasi di depan kantor PT.Telkomsel akhirnya dua perwakilan pimpinan PT. Telkomsel menemui massa aksi.

Didepan perwakilan PT.Telkomsel, ketua LSM Penjara Kota Gunungsitoli Markus K.Hulu mengatakan, ini aksi kedua kalinya kami lakukan di Kantor Pt.Telkomsel untuk meminta jawaban yang tepat atas mafia BBM bersubsidi jenis solar sampai saat ini masih bebas melakukan kegiatanya di kepulauan Nias, mereka meraup keuntungan besar dalam bisnisnya dengan memanfaatkan kebijakan pemerintah atas pemberian subsidi kepada masyarakat kelas bawah.

“Salah satunya dugaan pelanggaran yang dilakukan Pt.telkomsel undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi oleh perusahaan operator telekomunikasi seluler indonesia PT.telkomsel yang bekerja sama dengan Pt. Prasetia Dwidharma dengan melakukan pengisian BBM mobile BackUp power dan genset tower miliknya dari BBM bersubsidi jadi solar,”ujar Markus.

Tambahnya, dimana kita telah membuktikan dilapangan sesuai dengan dokumentasi yang kita miliki, bahwa pengisian BBM disetiap mesin Genset tower tersebut mereka melakukan pengisian BBM Mobile BackUp power dan Genset tower miliknya dari BBM bersubsidi jenis solar.

Sementara, Ketua DPC LSM Penjara Kabupaten Nias Barat Candra Arbi Bugis dalam orasinya mengatakan, Pihak PT.Telkomsel sengaja mengabaikan hal ini karena pihak penegak hukum diam dan bukam, pihak kita menilai pihak penegak hukum bekerja sama dengan para mafia pengusaha yang sengaja melakukan pelanggaran untuk meraup keuntungan banyak sehingga masyarakat kita di abaikan haknya,”ujar Chadra.

“Disini saya meminta agar penegak hukum dalam hal ini polres Nias segera mengambil tindakan dan melakukan pemanggilan serta pemeriksaan terhadap pimpinan Pt.Telkomsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,”tegas Candra Arbi Bugis.

Kasat reskrim Polres Nias AKP Jonista Tarigan dihadapan puluhan massa mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikkan atas informasi yang didapatkan,

“Kita akan melakukan penyelidikan atas informasi yang telah disampaikan teman-teman, kami akan kerja keras untuk menindaklanjuti hal ini sesuai dengan prosedur dan aturan hukum yang berlaku, “ujarnya. (MRKRIS)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com