HUKUM

Di Duga Berzina, Pangulu Kampung Lalang Di Laporkan Warag Ke Mapolsek Bosar Maligas

METRORAKYAT.COM, SIMALUNGUN – Sangat disayangkan dan disesalkan semua warga khususnya Kecamatan Ujung Padang, apabila oknum Pejabat Publik yang sepantasnya menjadi suri tauladan atau memberikan contoh yang baik, sopan dan santun kepada masyarakat khususnya di lingkungan wilayahnya sendiri.

Keterangan gambar: 1. Warga saat datangi Mapolsek Bosar Maligas2. Gambar Pangulu dengan Pasangan selingkuhannya.

Namun tidak seperti perbuatan yang dilakukan oleh oknum Pangulu Nagori Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun yang berinisial “FZ”.

Dugaan perbuatan asusila atau perzinahan yang dilakukan FZ sangat bertentangan sekali dengan norma norma agama dan tergolong berkelakuan bejat. Apalagi salah seorang yang dituakan oleh masyarakat di Nagorinya sendiri.

Informasi yang dihimpun, atas dugaan perselingkuhan dan perzinahan yang dilakukan oleh Pangulu terhadap warganya sendiri. Yakni seorang wanita berinisial Y dan berstatus istri sah E yang merupakan warga Huta IV Nagori (Desa) Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang.

Menurut keterangan dari S Nainggolan, setelah mengetahui peristiwa tersebut atas dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oleh FZ dan Y.

Persoalan ini langsung menimbulkan reaksi hingga menyulut emosi. Dan akhirnya puluhan warga mendatangi Mapolsek Bosar Maligas, Jalan Kahar Sinaga, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Senin (17/11/2019) sekira jam 13.00 WIB.

“Kronologis kejadian tersebut Rabu malam (13/11/2019) sekitar jam 23.00 Wib,  FZ oknum Pangulu Nagori Kampung Lalang ini datang kerumah E dan langsung masuk kedalam. Selanjutnya FZ dan “Y” istri E melakukan hubungan badan (Berzina),” beber S Nainggolan kepada awak media di Mapolsek Bosar Maligas.

Ucapan tersebut juga ditimpali oleh Rikun, salah satu warga lain, juga menuturkan, kelakuan bejat atau zina yang dilakukan oleh oknum Pangulu tersebut bukanlah yang pertama. Kejadian yang sama juga pernah dilakukan oleh oknum FZ ,  dengan istri warganya yang bermarga Saragih.

“Sudah pernah dilakukan “FZ” dengan istri Saragih yang tidak lain adalah saudara sepupu saya,” ucap Rikun kesal.

Persoalan tersebut diterangkannya, dan baru kali ini FZ dilaporkan kepada pihak kepolisian. Kalau yang sebelumnya melakukan perbuatan yang sama dengan istri abang sepupu terjadi di Hotel T yang berada diwilayah Kabupaten Asahan.

Saat berduaan berada di dalam kamar hotel di grebek oleh suami selingkuhannya. Dan permasalahan tersebut hanya disidangkan oleh para tokoh masyarakat di Balai Nagori Kampung Lalang. Sewaktu dilakukan penggrebekan, di dalam kamar hotel terlihat tubuh FZ dipenuhi keringat namun tidak mengakui atas perbuatan bejatnya.

Oknum tersebut berdalih hanya berbincang dan memberi nasihat pada perempuan yang saat itu bersamanya. Lanjutnya, Pangulu bejat ini sudah berulang-ulang berbuat Zina dengan istri orang lain. Setelah digrebek badannya dipenuhi keringat di dalam kamar hotel sedang berduaan. Tidak diakuinya, mengelak dia beralasan hanya bicara dan berikan nasihat atas permintaan istri abangku waktu disidang di Balai Desa. Untuk kali ini si FZ tidak bisa lagi mengelak dan mendesak laporan ini diproses demi hukum,” ujar Rikun diaminkan warga yang lainnya.

Selanjutnya, E selaku suami sah Y menuturkan bahwa istrinya telah mengakui perbuatan zina dan terjadi di rumahnya sendiri. Jelas diketahui warga sekitar dan tak menyangka istrinya melakukan zina dengan FZ yang bertetangga. Tak ingin peristiwa ini terulang kembali kepada warga yang lain, makanya secara resmi melaporkan perbuatan keduanya di Polsek Bosar Maligas.

” Persoalan ini akan terjadi tidak  pernah aku sangka, di rumah kami sendiri istri ku mengaku berbuat zina dan mengotori rumah, hingga tetangga semua jadi tau. Padahal seorang Pangulu yang seharusnya dihormati dan memberikan perlindungan dan mengayomi masyarakatnya. Malah sebaliknya yang FZ lakukan, menyakiti perasaan warga, dengan melakukan perbuatan zina dengan istri ku. Laporanku ke polisi harus berlanjut dan diproses hukum untuk kedua penzina ini,” jelas E, akrab dipanggil Banjar.

Didampingi orang tuanya saat melaporkan peristiwa memalukan tersebut di Polsek Bosar Maligas.

Terpisah AKP Binsar Pakpahan, Kapolsek Bosar Maligas menyampaikan laporan pengaduan masyarakat terhadap FZ yang berstatus Pangulu Nagori Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang atas dugaan perzinahan itu telah disampaikan kepada bagian Humas Polres Simalungun.

Laporan lengkap telah disampaikan, jadi untuk informasi lebih lanjut melalui bagian humas polres ajalah. Apabila ada yang kurang jelas nantinya, bolehlah ditanyakan kepada saya,” kata AKP Binsar Pakpahan saat awak media ini menghubungi melalui selularnya.

Fikri Damanik Camat Ujung Padang saat dihubungi membenarkan peristiwa dugaan perbuatan zina yang dilakukan oleh FZ salah satu oknum Pangulu Nagori Kampung Lalang, namun melalui pesan singkat ia menyampaikan dirinya belum dapat memberikan komentar.  
Karena lagi rapat evaluasi PBB di Raya, belum bisa komen kita ya, karena sampai saat ini yang bersangkutan belum bisa dihubungi. Nanti kita kabari dan terduganya Pangulu Kampung Lalang, bang,” sebut Camat Ujung Padang melalui pesan whatsapp yang diterima awak media.(MR/PP/SS)

Bagikan:
Redaksi Metro Rakyat
PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif
https://www.metrorakyat.com