Bangun Generasi Muda Berakhlak, Prajurit TNI Berikan Bekal Spiritual

METRORAKYAT.COM, BATANG – “Jumat Berkah”. Beginilah cara yang dilakukan prajurit TNI dari Koramil 13 Banyuputih Kodim 0736 Batang, dalam menciptakan generasi muda bangsa berakhlak mulia dan menciptakan indahnya kebersamaan bernuansa rohani dari para anak penduduk Desa Durenombo Kecamatan Subah, lokasi TMMD Reguler 103 Batang. Jumat (2/11/18).

Serda Citro, walaupun bukan termasuk anggota Satgas TMMD Reguler, namun dirinya mendapatkan tugas pendampingan kepada masyarakat setempat dalam sasaran program melalui pembangunan Non Fisik TMMD. Meskipun ia punya kesibukan tersendiri, Citro tetap menyempatkan diri untuk berkomunikasi dengan berbagai kalangan masyarakat, termasuk dengan anak-anak. Ini juga sebagai upaya dalam membangun dan mewujudkan kebhinekaan yang diawali sejak dini. Para generasi muda tersebut agar tahu bahwa yang membangun dan menjadi sahabat mereka bukan hanya orang desanya saja, melainkan segenap lapisan masyarakat Kabupaten Batang dan TNI juga peduli.

Selain membimbing generasi muda untuk berakhlak mulia, ia juga memberikan ilmunya untuk mereka dapat membaca tulis Al Quran.

Babinsa tersebut juga memberikan pemahaman tentang kewajiban belajar bagi anak sekolah, sebab mereka adalah generasi penerus bangsa selanjutnya yang akan memimpin Indonesia 20-30 tahun kedepan, sehingga harus rajin belajar untuk menggapai cita-citanya.

Ketika ditanya, Farid (7) kaos hitam mengaji, siswa kelas 2 SD putra Budiharto (36) Rt/Rw. 2 Dusun/Desa Durenombo, mengaku senang bisa dekat dengan TNI yang sedang melaksanakan aktivitas di desanya. Sementara Sobihin (14) baju koko putih kanan, siswa kelas 1 MTSN 1 Pucungkerep mengucapkan terimakasih kepada Citro karena mau mengajar mengaji, bermain dan dekat dengan mereka.

Sobihin mengaku kelak ingin jadi TNI. Sungguh sebuah pengakuan lugu yang harus diapresiasi dan mendapat bimbingan dari orang tua, tempat pendidikan maupun lingkungan sekitar.

Apa yang dilakukan Sersan tersebut, mendapatkan apresiasi dari Taqiyudin (30) Rt. 2 Rw. 3, seorang Ustadz pengajar TPQ Masjid Jami Nurul Huda serta pemilik industri rumahan keripik tempe. (MR/Rei)

Bagikan :