Angka Pengangguran di Sumut 396 Ribu Orang

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Jumlah angka pengangguran di Sumatera Utara (SUMUT) Agustus 2018 tercatat 396 orang. Hal demikian di sampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Syech Suhaimi melalui Kepala Bidang Sosial Muhammad Mukhanif, (5/11/18) di kantornya Jln Asrama Medan.

Pada Agustus 2017 jumlah pengangguran 377 ribu orang, Pebruari 2018 naik jadi 403 orang dan Agustus menurun 396 orang. ” Agustus 2018 ada pengurangan pengangguran tujuh ribu orang di banding Pebruari 2018″.

Namun jika dibandingkan posisi sama (Agustus) 2017 ada 377 ribu orang maka jumlah pengangguran Agustus 2018 bertambah 19 ribu jadi 396 ribu orang. “Tingginya angka penhangguran di SMK bisa saja jurusannya tidak di butuhkan lagi meski SMK di bentuk memang siap”.

Kalau kita lihat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) untuk SMK masih mendominasi sebesar 9.65 persen. Hingga saat ini “kondisi ketenaga kerjaan baik menyangkut tingkat pengangguran dan penduduk yang bekerja tidak terlepas dari bekerja pada kinerja sektor perekonomian yang ada”, sebut Mukhanif.

Dari catatan yang ada sebanyak 3.816 juta orang (56.72 %) pekerja informal. Setahun terakhir, dari Agustus 2017 besarnya 58 %, pekerja informal turun 1.28 poin. Dari angka 6.728 juta orang bekerja, sebagian besar penduduk bekerja di Agustus 2018 sebesar 4.580 juta orang (68.07 %) ini merpakan pekerja penuh (jam kerja minimal 35 juta per Minggu). Sedangkan jumlah penduduk bekerja dengan jam kerja 1-7 jam memiliki presentase paling kecil sebesar 2.37%).

“Komponen pembentuk angkatan kerja adalah penduduk yang bekerja dan penganggura”. Penduduk kerja Agustus 2018 sekitar 6.728 juta orang, jumlahnya bertambah 362 ribu orang di banding pada posisi sama tahun lalu sebesar 6.366 juta orang. Sejalan dengan naiknya angkatan kerja, cetus Mukhanif.

Untuk Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga mengalami peningkatan, di mana pada bulan Agustus 2018 tercatat 71.82 %, naik 2.94% di banding tahun sebelumnya.

Sementara TPAK laki – laki sebesar 83.98 %. Namun tahun lalu, TPAK perempuan hanya 59.97%. Jika dibandingkan tahun lalu TPAK laki – laki dan perempuan masing-masing mengalami kenaikan 1.42 % dan 4.42 %. Selanjutnya untuk TPT SMA sebesar 7.19%. Berarti ada penawaran lebih pada tingkat SMK dan SMA. Sementara mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja.

Tingkat SD ke bawah paling kecil diantara semua tingkatan pendidikan yakni 2.80%. Untuk angkatan kerja Sumut pada Agustus 2018 sebanyak 7.272 juta orang, naik 381 ribu orang di banding Agustus 2017.

Dan pada bulan Februari 2018 tercatat sebanyak 7.227 juta orang maka jumlah angkatan kerja turun 1.42%, katanya. (MR/JB Rumapea)

Bagikan :