Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2018 Sebesar Rp 429.807.219 Sepanjang 700 Meter Diduga Bermasalah

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Pekerjaan Drainase untuk persawahan yang ada di Dusun IV, Desa Pematang Terang, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai ( Sergai) diduga sarat KKN.

Pasalnya pekerjaan pembangunan Drainase tersebut yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 sebesar Rp 429.807.219 sepanjang 700 meter diduga tidak memakai pondasi dan dinilai dikerjakan diatas air sehingga dikawatirkan akan ketahanannya.

Selain itu pekerjaan tersebut diduga dimotori oleh pihak ketiga atau diborongkan pada rekanan diduga dikerjakan oleh pekerja yang berasal dari luar Kecamatan Tanjung Beringin.

Menurut pantauan wartawan, Sabtu (3/11/), dilokasi pekerjaan itu tidak ada terpasang papan informasi sesuai Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Sehingga tidak diketahui Sumber dana,Volume dan lamanya pekerjaan dilakukan dan menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat dan diduga terindikasi Mark’Up.

Selain itu pihak pengelola anggaran Desa yang diprioritaskan untuk pembangunan Desa dinilai tidak mengindahkan himbauan yang sebelumnya Bupati Sergai, Ir.H.Soekirman bersama Kemendes PDTT telah mensosialisasikan program penggunaan Dana Desa dan menghimbau pada seluruh Kades se-Serdang Bedagai tentang Pengelolaan Dana Desa sesuai amanat UU No 6 Tahun 2014 tentang tata cara swakelola dan bergotong royong guna meningkatkan prekomomian desa.

Meskipun setiap pekerjaan pembangunan desa dalam pengawasan Tim TP4D,namun sangat disayangkan masih saja kecolongan baik itu dalam segi pekerjaan maupun Administrasi.

Diduga akibat lemahnya pengawasan dari instansi terkait yang sebagaimana mestinya layaknya pengawasan dilakukan.

Saat dikonfirmasi wartawan camat Tanjung Beringin Drs.Zulfikar via telepon tentang pekerjaan drainase di Desa Pematang Terang,Selasa (6/11) mengatakan “kita lagi dilokasi meninjau,dan proses pembangunan lagi berjalan karena sisa anggaran masih ada jadi kita tegaskan agar Kades Pematang Terang cepat menyelesaikan pekerjaannya,” ungkap zulfikar.

Diharapkan kepada Pemerintah dan Instansi terkait khususnya Inspektorat Serdang Bedagai hendaknya segera menanggapi dan melakukan peninjauan langsung serta mengambil langkah dan ketegasan nyata jika terbukti adanya kejanggalan dalam pengelolaan anggaran negara. (RM/AZMI)

Bagikan :