Akhirnya PDIP Taput Sikapi Kasus Penikaman Ketua Fraksi PDIP

Photo: Sejumlah fungsionaris PDIP Taput menyampaikan keterangan pers.(Metro Rakyat/ist)

METRORAKYAT.COM, TAPUT – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Tapanuli Utara (Taput) langsung menggelar rapat di kantornya, Kamis (8/11/2018), untuk menyikapi kasus penikaman terhadap Hulman Nababan, Ketua Fraksi PDIP di DPRD Taput.

Usai melakukan rapat yang dihadiri pengurus DPC dan PAC, fraksi, sayap, departemen serta calon legislatif, PDIP Taput langsung menyampaikan keterangan pers kepada wartawan.

Wakil Ketua PDIP Taput Robinhot Sianturi kepada wartawan mengatakan, pihaknya mengutuk keras tindakan penikaman yang dilakukan pelaku terhadap Hulman Nababan, yang terjadi di jalan Sadar, Siborongborong, Rabu (7/11/2018), lalu, sekitar Pukul 21.00 WIB.

Pasalnya, kata Robin, tindakan pelaku nyaris membuat korban kehilangan nyawanya. “Kita meminta aparat penegak hukum memproses kasus ini secepatnya dan menghukum pelaku sesuai dengan perbuatannya,” tegas Robin, yang juga Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai.

Sementara itu, Poltak Silitonga dan Rudi Arifin Nababan, selaku penasehat hukum PDIP Taput kepada wartawan menjelaskan, tindakan yang dilakukan pelaku dapat dikategorikan sebagai tindakan penganiayaan berat. Dimana akibat penikaman tersebut, korban mendapat luka berat dan harus dirawat intensif di ruangan ICU RSUD Tarutung.

“Kita meminta kepada aparat penegak hukum, selain memproses kasus ini dengan secepatnya, juga agar memperhatikan luka berat yang dialami korban dan tindakan pelaku yang seolah sudah merencanakan perbuatannya itu,” terang dua penasehat hukum tersebut menyikapi peristiwa penikaman itu.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Siborongborong AKP Patar Manurung saat dikonfirmasi melalui selulernya, Kamis (8/11/2018) kepada wartawan menerangkan, pihaknya telah memproses kasus penikaman terhadap anggota DPRD Taput.

“Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan dan pelaku juga sudah kita periksa. Saat ini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel Polsek Siborongborong. Sedangkan korban masih dirawat di RSUD Tarutung,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, perkelahian antara Hulman Nababan dan Rommel Parulian Lumbantoruan terjadi di Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborong Borong, Tapanuli Utara, Rabu (7/11/2018) malam.

Akibat diserang menggunakan senjata tajam, Hulman mengalami luka dan dilarikan ke RSUD Tarutung karena mengalami sejumlah tusukan hingga ususnya terburai.

Kapolres Taput melalui Kasat Reskrim AKP Hendro menerangkan, korban dan pelaku merupakan tetangga di jalan Sadar Siborongborong. Ia menuturkan, dari informasi yang dihimpun, perkelahian diduga dipicu dendam lama ketika seminggu lalu berada di sebuah warung.

Sementara itu, dari lokasi perkelahian, polisi mengamankan satu bilah parang dengan ukuran kurang lebih satu meter, satu bilah parang berukuran kurang lebih 80 sentimeter dan satu tangkai besi petak berwarna hitam. (MR/PG)

 

Bagikan :