Guru Permalukan Siswa Saat Praktek, Bukti Kegagalan Kepsek SMKN 3 Pematangsiantar Nurmaulita, SPd, MPd Dalam Memimpin dan Membina Bawahannya

Guru Permalukan Siswa Saat Praktek, Bukti Kegagalan Kepsek SMKN 3 Pematangsiantar Nurmaulita, SPd, MPd Dalam Memimpin dan Membina Bawahannya
Bagikan

METRORAKYAT.COM, PEMATANGSIANTAR – Sebuah peristiwa memalukan yang mencoreng dunia pendidikan sempat terjadi beberapa waktu lalu di sebuah sekolah menengah kejuruan yang menyandang predikat sebagai Sekolah Pusat Keunggulan (PK) tepatnya di SMKN 3 Pematangsiantar Jalan Raya Medan – Pematangsiantar KM 10,5 Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara.

Menurut pengakuan VS alias PS salah seorang siswa yang duduk di kelas XI beberapa waktu lalu kepada Metrorakyat.com menerangkan bahwa dirinya telah dipermalukan oleh oknum guru Ester Butar Butar saat praktek kecantikan pada Rabu (6/3/2024) sekira pukul 11:00 WIB.

Disamping merasa malu terang VS alias PS, dirinya juga merasa tertekan secara mental dan psikologis akibat pertanyaan yang mengarah kepada tuduhan yang dilontarkan oleh oknum guru Ester Butar Butar yang menyebut jika dirinya jangan jangan sudah tidak perawan (virgin) lagi sampai sampai Ester Butar Butar hendak membawa VS ke bidan untuk melakukan tes keperawanan.

Selain dua hal di atas yang disampaikan VS alias PS beberapa waktu lalu dirinya juga bercerita jika semua isi Hp (handphone) pribadinya diperiksa dan diacak acak oleh oknum guru Ester Butar Butar. Dan setelah puas mempermalukan dan memeriksa isi Hp miliknya kemudian meninggalkan VS alias PS bersama guru BK.

Selanjutnya Hp tersebut ditahan oleh guru BK tanpa dasar dan alasan yang jelas sehingga menyebabkan dirinya selama beberapa hari putus komunikasi total dengan orang tuanya di kampung.

Hal ini sebelumnya telah sampai ke ranah publik lewat pemberitaan, baca:

Siswa SMKN 3 Pematangsiantar Dipermalukan oleh Oknum Guru Kecantikan di Sekolahnya

Atas peristiwa tersebut Sahala Manurung, SH ketua DPP LSM Lepaskan yang sedari awal mengetahui, mengikuti dan mengawasi terkait permasalahan ini Rabu (17/4/2024) berpendapat hal ini tentu akan menyadarkan dan membuka mata publik bahwa tindakan oknum guru Ester Butar Butar yang mempermalukan salah seorang anak murid atau siswanya adalah bukti nyata kegagalan dan ketidakmampuan Nurmaulita, SPd, MPd selaku kepala sekolah di SMKN 3 Pematangsiantar dalam memimpin, membina dan mengarahkan anak buah atau bawahannya untuk menjadi seorang guru atau pendidik yang baik.

Sehingga dirinya bersama publik pun sangat mengharapkan sudah selayaknya pimpinan tertinggi di Sumatera Utara yakni Pj Gubernur Sumatera Utara Hasanuddin dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut yang baru Ir Abdul Haris Lubis, MSi segera memutasi Nurmaulita, SPd, MPd dari jabatannya sebagai kepala sekolah di SMKN 3 Pematangsiantar. Supaya hal hal yang bisa membuat mental siswa tertekan dan peristiwa memalukan di dunia pendidikan tidak terjadi lagi khususnya di SMKN 3 Pematangsiantar maupun di sekolah lainnya.

“Sebab jika hal ini tidak segera dilakukan maka kinerja serta daya analisa dan skill kepemimpinan khususnya Pj Gubsu Hasanuddin maupun Kadis Pendidikan Sumut yang baru akan dipertanyakan. Ada apa? Sebab sudah begitu banyak pemberitaan terkait situasi dan kondisi yang menyoroti kinerja Nurmaulita, SPd, MPd selaku pimpinan di sekolah tersebut. Namun Pj Gubsu dan Kadis Pendidikan Sumut sebelumnya Asren Nasution selama ini terkesan tutup mata,”tukasnya.

Dan sampai berita ini dikirim ke redaksi, Nurmaulita tidak dapat dihubungi untuk dikonfirmasi terkait tindakan apa yang sudah diambil terhadap oknum guru Ester Butar Butar. Sebab Nurmaulita, SPd, MPd yang menyandang gelar S2 bidang pendidikan telah memblokir nomor telepon dan WhatseApp awak media ini. Sementara di sisi lain jika disambangi ke sekolah untuk dikonfirmasi secara langsung selalu ditahan dan terkesan dihalang halangi oleh satpam sekolah.(MR/tim)
Baca:

Kepala Sekolah SMKN 3 Pematangsiantar Diduga Sering Ajari Bawahan Berbohong Saat Dikunjungi  Awak Media dan LSM

(MR/Tim/Red)

Metro Rakyat News