oleh

Tahun Ini DPPK Kota Medan Rekrut Relawan Kebakaran

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Dinas Pencegah Dan Pemadam Kebakaran (DPPK) Kota Medan, akan merekrut 840 orang relawan kebakaran.

Hal ini disampaikan Kepala DPPK Kota Medan, Alboin Sidauruk, (Foto) Selasa (08/03/2022), kepada media, di kantornya yang terletak di Jalan Candi Mendut Medan.

Dia menjelaskan bahwa rencana perekrutan relawan ini didasarkan Permendagri Nomor 16 Tahun 2020 yang mengatur tentang nomenklatur pemadam kebakaran yang mengamanatkan adanya relawan pemadam kebakaran.

“Akibat seringnya terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa wilayah di Indonesia, maka terbitlah Permendagri tersebut dengan tujuan kebakaran yang terjadi dapat sesegera mungkin dicegah dan dipadamkan,” jelasnya.

Alboin mengambil contoh di Kalimantan. Diungkapnya, di daerah tersebut kebakaran bukan hanya terjadi di rumah namun di hutan dan lahan. Maka pada setiap kelurahan dan kecamatan di daerah itu sangat banyak relawan dimana armada yang digunakan juga milik perorangan atau perusahaan.

“Mengadopsi hal itulah, pemerintah menerbitkan Permendagri tersebut. Dan Pemko Medan melalui DPPK Kota Medan, pada tahun 2022 ini akan merekrut 840 orang relawan kebakaran dimana nantinya akan direkrut lima orang per kelurahan. Sehabis lebaran tahun ini, kita akan mengundang seluruh Camat untuk menjelaskan hal itu,” ungkapnya.

Disebut Alboin, pengadaan seragam, sepatu, dan helm relawan tersebut nantinya bersumber dari Dana Kelurahan. Dan bila terjadi kebakaran di kelurahannya, maka relawan yang ada di kelurahan itulah nantinya yang turut membantu melakukan pemadaman. Setelah selesai melakukan tugas pemadamannya, maka kepada mereka diberikan sejenis insentip.

Sebelum itu, para relawan yang telah direkrut itu nantinya akan dilatih terlebih dulu oleh DPPK Kota Medan.

Kemudian, relawan yang telah direkrut itu nantinya akan terdaftar dan teregistrasi secara nasional.

“Karena mereka tidak mendapat gaji bulanan, maka nanti akan dibahas lebih lanjut terkait kesejahteraannya, termasuk soal BPJS mereka bila terjadi kecelakaan kerja,” katanya.

Alboin mengatakan akan membicarakan nanti dengan pemerintah pusat yang sebelumnya telah mengadakan rapat membahas hal tersebut.

“Memang pemerintah pusat melalui Mendagri telah mengundang para Kepala DPPK ibukota seluruh provinsi yang ada di Indonesia, namun saya belum dapat menghadirinya karena keterlambatan tehnis di Pemko Medan,” tuntasnya. (MR/Sipa Munthe)

Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News