oleh

Hujan Disertai Angin Kencang, Waspadai Pohon Tumbang dan Banjir

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kondisi cuaca di kota Medan akhir-akhir ini perlu diwaspadai. Dimana, hujan disertai angin kencang yang turun di beberapa wilayah di kota Medan membuat masyarakat kawatir.

Banyaknya pohon-pohon tua dan besar di kota Medan yang perlu diperhatikan keberadaannya.  Sebab, kondisi pohon tersebut selain sangat rindang, juga rawan tumbang.

Untuk itu, anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, minta agar dinas pertamanan terus melakukan pemantauan dan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang diketahui sudah sangat rindang dan ranting pohon sudah merambat sampai melewati badan jalan, seperti di Jalan Danau Singkarak, Jalan Kapten Muslim, Jalan Tengku Amir Hamzah,  jalan Kapten Muslim dan ruas jalan lainnya di kota Medan.

Hal ini dikatakan Duma sebagai bentuk antisipasi terjadinya kembali pohon tumbang akibat hujan yang turun disertai angin kencang. Seperti kejadian pohon tumbang di daerah Rumah Sakit H.Adam Malik yang menimpa dua mobil, satu diantaranya adalah mobil penumpang dan penumpangnya tewas akibat tertimpa pohon. Keberadaan pohon memang sangat dibutuhkan sebagai paru-paru kota, namun perlu juga pohon-pohon tersebut dirawat dan dipantau pertumbuhannya.
” Kita sangat sesalkan kejadian yang baru-baru ini terjadi, dimana sebuah pohon tua yang besar tumbang saat turun hujan dan menimpa dua unit mobil dan salah satu mobil jenis angkutan umum penumpangnya meninggal dunia ditempat,”terang Duma, Minggu (4/7/2021).
Politisi dari Partai Gerindra kota Medan inipun mengaku, jika kota Medan sangat banyak pohon-pohon besar usia puluhan bahkan ratusan tahun berdiri di pinggir jalan. Duma juga meragukan apakah pohon-pohon di kota Medan mendapat pengurusan yang layak oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan.
Selain itu, Duma yang merupakan wakil rakyat dari Dapil 3 Kota Medan ini juga berharap dinas PU Kota Medan melalui P3SU kecamatan dan Kelurahan secara rutin melaksanakan pengorekan parit dan drainase, sebab, selain dipenuhi sampah, saat ini juga masih banyak ditemukan drainase atau parit yang kondisi bagus, namun tidak mampu mengaliri air dikarenakan posisi drainase tidak terhubung baik dengan drainase lainnya, sehingga ketika turun hujan, maka keberadaan drainase menjadi sumber kebanjiran.
Pada kesempatan itu, Duma juga menghimbau agar warga masyarakat kota Medan semakin sadar untuk kebersihan lingkungan masing-masing dan tidak membuang sampah disembarangan tempat.
“Mari kita jaga lingkungan tempat tinggal kita masing-masing,”kata Duma.(MR/red)

Breaking News