oleh

Dame Duma Sari Hutagalung: Sampah Bisa Menjadi Keuntungan, Asal Bisa Dikelola Dengan Bijak

SHARE
65 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Anggota DPRD Medan Dame Duma Sari Hutagalung berharap, agar warga bijak mengelola sampah rumah tangga dimasa Pandemi Covid-19 saat ini. Apalagi, jika masyarakat dapat memilah-milah sampah sehingga dapat dijadikan pemasukan tambahan ekonomi.

Hal itu diungkapkan Duma dihadapan Camat Medan Helvetia Andi Mario Siregar, Dinas Kebersihan diwakili Junaidi dan ratusan masyarakat saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No. 6 Tahun 2015 di Gg.Solo Kelurahan Helvetia Tengah Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, (8/5/2021).

Pengeloaan sampah yang bijak, dapat mendatangkan keuntungan sebab ada juga sampah yang bisa di daur ulang, sampah yang bisa dijadikan kompos dan lain sebagainya. Selain itu, jumlah sampah juga lambat laun akan semakin berkurang.

Di terangkan Duma, sampai saat ini banyak pemerintah daerah, yang belum mampu mengelola sepenuhnya permasalahan sampah. “Artinya, persoalan sampah masih menjadi permasalahan yang belum tertanggulangi, termasuk buat Pemko Medan,” kata wakil rakyat dari Dapil 3 kota Medan ini.

Untuk itu, Politisi Partai Gerindra Kota Medan ini mengajak warga, agar bijak dengan memilah sampah yang hendak dibuang. “Sampah organik harus dijadikan satu dengan sesama sampah organik. Begitu juga dengan sampah non organik seperti plastik harus dijadikan satu dengan sesama sampah plastik,” saran Duma.

Setelah itu, tergantung warga apakah akan dibuang atau dimanfaatkan. Sampah organik bisa dijadikan pupuk hanya dengan sedikit mengolahnya.

Begitu juga dengan sampah non organik seperti plastik juga dapat dimanfaatkan atau dijual langsung ke tempat pengepul sampah plastik (botot).

“Jadi kalau kita mau bijak mengelola sampah, saya yakin persoalan sampah di Medan akan selesai dan sampah tidak lagi menjadi permasalahan,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Andi Mario berjanji akan memantau untuk menyelesaikan persoalan sampah ini. “Sesuai dengan pasal 8 Perda No. 6 Tahun 2015, pengelolaan sampah menjadi tanggungjawab pemerintah daerah.

“Sama kita lihat, penularan Covid-19 saat mulai meningkat. Terkhusus di Kecamatan Medan Helvetia, sehingga memerlukan perhatian ekstra. Untuk itu mari bersama kita sadari, bahwa perilaku hidup bersih dapat menangkal penyebaran Covid-19 di daerah kita ini,” jelasnya.

Duma juga mengingatkan warga, agar jangan membuang sampah sembarangan, karena berdasarkan Perda No. 6, ada sanksi hukuman pidana bagi pembuang sampah di sembarang tempat.

“Jangan lagi membuang sampah di sembarang tempat, karena diancam hukuman pidana kurungan 3 bulan atau denda 10 juta rupiah bagi perorangan. Dan bagi perusahaan, ancaman hukumannya 6 bulan atau denda 50 juta rupiah,” terang Duma

Diakhir acara sosialisasi Perda No.6 Tahun 2015, Duma memberikan bingkisan kepada warga.(mr/wan)

Breaking News