oleh

Perusahaan Fintech Indonesia Tumbuh di Pasar Modal IPO

SHARE
46 views

METRORAKYAT.COM, JAKARTA – Industri fintech di Indonesia mengalami pertumbuhan secara signifikan dengan trend pertumbuhan yang diperkirakan baik seiring dengan percepatan digitalisasi serta literasi keuangan masyarakat. Performa perusahaan/penyelenggara fintech juga akan tetap mengalami peningkatan, meski tidak lepas dari berbagai tantangan, termasuk permodalan perusahaan.

Dalam rangka menjawab tantangan permodalan itu serta mendorong peningkatan daya saing industri fintech maupun ekonomi digital nasional, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyelenggarakan Program IDX Incubator, papan akselerasi, serta melakukan simplifikasi peraturan yang diharapkan dapat mendorong iklim regulasi yang kondusif bagi pertumbuhan inovasi dan teknologi.

Hal tersebut disampaikan oleh Pandu Sjahrir (Komisaris, BEI) dalam keynote speech ketika kegiatan Fintech Talk yang diselenggarakan oleh AFTECH dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melalui IDX Incubator, Jumat (2/4/2021), Jakarta.

Kegiatan yang dibuka oleh Dickie Widjaja (Wakil Sekretaris Jenderal, AFTECH & Chief Information Officer, Investree) dengan thema “Akselerasi Pertumbuhan Perusahaan Fintech Melalui Pasar Modal Indonesia dengan Initia Public Offering (IPO)”, ungkapnya.

Lanjut Dickie Widjaya, sepanjang kegiatan, berbagai aspek terkait mekanisme IPO bagi startups di BEI, potensi, tantangan serta sharing pengalaman disampaikan oleh narasumber: Hendra Ahmad Hidayat (Kepala Unit Evaluasi dan Pemantauan, PT Bursa Efek Indonesia), Kerry Rusli (Direktur Corporate Finance/Investment Banking, Sinarmas Sekuritas), Suwandi (Chief Executive Officer, Cashlez), dan Rama Mamuaya (Chief Executive Officer Dailysocial.id & Director DSInnovate.com).

Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keikutsertaan penyelenggara fintech dalam Initial Public Offering (IPO) di BEI, serta mendorong daya saing industri fintech nasional. (MR/156)

Breaking News