oleh

Karyawan PDAM Mual Nauli Tapteng Gelar Demo Tuntut Pembayaran Gaji 5 Bulan

SHARE
80 views

METRORAKYAT.COM, TAPTENG (SIBULUAN NAULI) – Dampak kebobrokan kepengurusan dan pelanyanan di bidang penyalur Air Minum Mual Nauli berujung unjuk rasa karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kamis (08/04/22). Aksi unjuk Rasa Karyawan Mual Nauli Menuntut hak Gaji yang belum di bayarkan oleh Direktur Mual Nauli sekitar 5 Bulan belakangan ini.

Aksi protes dari kariawan PDAM yang berjumlah puluhan orang tersebut menuntut, agar tunjangan gaji mereka di bayarkan oleh pihak penanggungjawab menejemen Kantor tempat mereka bekerja.

“Mana gaji kami, kami butuh makan,” Seru para karyawan yang menuntut pencairan hak mereka.

Pergerakan aksi demo mengatas namakan Aliansi masyarakat Anti Korupsi dalam seruannya agar membayarkan keseluruhan hak mereka yang belum di berikan oleh Direktur Pengelola penyaluran Air Minum Mual Nauli Tapteng.

Lanjut seruan dari Demonstran, jikalau hak kami tidak di penuhi kami meminta agar Direktur PDAM Mual Nauli Mundur kalau tidak becus menjadi Pimpinan.

“Kami menduga bahwa adanya tindak pidana korupsi di tubuh kepengurusan PDAM Mual Nauli. Kami meminta peran dari pihak penegak hukum untuk memeriksa pejabat penting di tubuh Kepengurusan Mual Nauli. Sebab, di duga, ada tidak korupsi yang terjadi dalam tubuh PDAM Mual Nauli,” Pekik Para Karyawan sesaat melakukan Aksi protesnya.

Atas demo kariawan Mual Nauli, Direktur PDAM Mual Nauli Puspa saat di konfirmasi menjelaskan, terkait tuntutan gaji yang di seruhkan para karyawan PDAM dengan aksi demo menjelaskan,

“Kita sudah melakukan cicilan terhadap Hak mereka, memang belum sepenuhnya,” Tutur Direktur PDAM Mual Nauli Puspa kepada awak media.

Diketahui, Kejadian berbentuk aksi ini sudah dua kali terjadi. Sebelumnya aksi protes IRT warga Pelangi III, Kelurahan Sibuluan Raya yang mengeluhkan pelayanan suplai air bersih yang macet ke rumah konsumen yang terjadi pada Jumat (26/03/21) sekitar 13 hari lalu.

Aksi spontan yang di lakukan para IRT di sebabkan mereka kesal akan pelayanan PDAM yang kurang maksimal. Dalam aksinya, rombongan mayoritas Ibu-ibu sekitar Puluhan orang mengamuk di Kantor PDAM Mual Nauli di sebabkan keluhan mereka tidak di gubris oleh seorang Staf di Kantor tersebut.

“Kalau kami yang terlambat bayar pak, aduuh,,! Tampa basa basi mereka akan putus saluran airnya. Harapan kami penindakan itu dilakukan atas kepuasan konsumen pak, bukan ke egoisan,” pungkas para IRT sesaat gelar aksi protes ke PDAM pada saat itu.

Pada aksi kedua, penuntutan hak kariawan yang belum di bayarkan oleh para menejemen PDAM sempat berjalan alot. Hal ini terjadi di sebabkan para pendemo meminta kepastian dari hak yang belum di bayarkan oleh menejemen PDAM.

Menanggapi dari tuntutan karyawan Direktur PDAM Mual Nauli menjelaskan akan memenuhi tuntutan tersebut dengan mencicil (MR/RM/ Edison Simamora).

Breaking News