oleh

Banyaknya Badan Jalan Rusak, Masyarakat Minta Pemerintah Perbaiki

SHARE
61 views

METRORAKYAT.COM, SERGAI – Ruas badan jalan propinsi penghubung antar kecamatan yang berada di Dusun VII, Desa Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) rusak parah.

Rusaknya jalan tersebut menimbulkan keresahan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas dari Kecamatan Sei Rampah menuju Kecamatan Tanjung Beringin.

Salah seorang warga Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, Heri (40) kepada wartawan, Kamis (8/4/2021) mengatakan rusaknya badan jalan itu mungkin salah satunya disebabkan setiap hari dilintasi truk mengangkut tanah yang disinyalir melebih tonase.

Hal yang sama juga disampaikan Emi (43) yang sering melintasi jalan tersebut menuturkan, pihak yang berkompeten atau dinas terkait kiranya dapat turun ke lapangan melakukan pemeriksaan terhadap truk mengangkut tanah yang diduga melebihi tonase.

“Agar badan jalan tetap terpelihara dengan baik dan tidak rusak,” ungkapnya.

Camat Sei Rampah Drs.Nasaruddin yang dihubungi wartawan via telepon seluler terkait IMB mengatakan sudah diurus pada tahun 2019 dan hingga kini tidak ada dikeluarkan rekomendasi dimasa saya menjabat Camat.

Dan badan jalan rusak, sebut Camat, pemilik bangunan maupun pelaksana pembangunan gudang bersedia melakukan perbaikan dengan cara merawatnya.

“Rusaknya badan jalan mungkin salah satu disebabkan oleh banjir yang terjadi belum lama ini,” ujarnya.

Kasat Pol PP Sergai Drs.Fajar Simbolon, M.Si terkait hal itu menuturkan besok pihaknya akan turun ke lapangan melakukan pengecekan terhadap keberadaan perizinan pembangunan gudang tersebut.

Sementara Kadis Perhubungan Sergai Manutur P.Naibaho, S.Sos, yang disampaikan soal truk mengangkut tanah yang diduga melebihi tonase mengatakan itu jelas melanggar peraturan sebagaimana diatur dalam Peraturan daerah (Perda) nomor 9 tahun 2018 tentang jalan.

“Dengan bunyinya setiap kendaraan yang melintas melewati tonase maka akan didenda sebesar Rp.60 juta atau diberi sanksi kurungan badan selama 6 bulan,”bilangnya.(MR/AZMI)

Breaking News