Tim Opsnal Polres Sibolga Amankan Tersangka Kasus Pasal 480

SHARE
59 views

METRORAKYAT.COM, SIBOLGA (PASAR BELAKANG SIBOLGA KOTA) – Tim Opsnal Polres Sibolga amankan pelaku tindak Pidana penggelapan barang milik warga Pasar Belakang Jumat (08/01/21).

Menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim Polres Sibolga AKP D.Harahap,SH memerintah Tim Unit Opsnal untuk melakukan lidik serta melakukan olah TKP. Tidak berselang lama, Tim Unit Opsnal Polres Sibolga berhasil mengamankan seorang Laki-laki di Pajak Buah Pasar Swadaya Sibolga dan membawa Tersangka ke Polres Sibolga untuk penanganan proses hukum lebih lanjut.

Penindakan terhadap tersangka oleh Tim Opsnal Polres Sibolga atas tindak Pidana Penggelapan Barang berupa Sepeda Motor (Septor red) yang dilaporkan korban Syahrul Bahri Simbolon pada Hari Jumat (04/01/21).

Penangkapan pelaku juga di benarkan Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, SH. SIK. melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R.Sormin melalui rilis terlulisnya.

“Kini tersangka masih tahap pemberkasan atas tidak pidana yang di lakukan tersangka,” Ujar Kapolres Sibolga melalui Paur Humas Polres Sibolga kepada awak media Senin (11/01/21).

Lanjut Paur Humas Polres Sibolga menjelaskan menurut hasil Penyidikan bahwa, tersangka mengaku berinisial I (40) warga Jln. S. Parman, No. 9A, Gg. Pajak Ikan, Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga.

Lanjut Paur Humas Polres Sibolga, sedangkan Identitas korban bernama Syahrul Bahri Simbolon (29) warga Jln. S. Parman, No 127, Kelurahan Pasar Belakang, Kota Sibolga.

Dalam hasil penyidikan data barang yang di gelapkan tersangka I sebagai berikut, satu unit Septor R2 Honda Supra NF 125 TRF warna Hitam dengan No Polisi BB 3953 MI dengan No Rangka MH2JB01179KO75070 dan No Mesin JB01E-1703838.

Modusnya tersangka, penggelapan yang dilakukan tersangka dengan mengatakan kepada korban, septor tersebut dipinjam oleh teman saksi, kemudian R2 tidak dikembalikan pada saksi sehingga korban dirugikan sekitar Rp 8.000.000 Rupiah.

Adapun rekam jejak tersangka bahwa, tersangka pernah dihukum pada Tahun 2007 dalam kasus Narkotika dan dihukum selama 1 tahun di Lapas Tukka Sibolga dan telah berumahtangga dengan memiliki anak sebanyak 3 orang.

Menurut pengakuan tersangka, penggelapan yang di lakukan tersangka tidak melibatkan orang lain dan dilakukan sendiri dan Septor milik korban Syahrul di gadekan tersangka kepada orang yang sudah di ketahui identitasnya dengan harga gadai Rp 500.000 Rupiah.

Menurut pengakuan tersangka, tersangka melakukan hal itu di sebabkan tersangka tidak mempunyai uang, dan uang hasil penggadean milik Syahrul di pergunakan tersangka untuk biaya sehari-hari.

Akibat perbuatannya yang telah dilakukan tersangka, kini tersangka ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 ayat (1) dari KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun (MR/RM)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif