oleh

Kasus Dugaan Pengancaman Wartawan Mau Dikampak, Kini Resmi Dilaporkan Ke Polisi

SHARE
98 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Terkait dugaan melakukan pengancaman terhadap wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalistik salah satunya sosial kontrol, ihwalseorang pengusaha kapal perikanan yang sedang mendirikan sebuah bangunan Gudang disebut-sebut bernama Yap Sing Kek alias Aho alias Ahu, telah resmi dilaporkan kepada pihak Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (19 Januari 2021) siang.

Dengan Surat Laporan Polisi (LP) ditujukan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan ditandatangani oleh dua orang wartawan yang menjadi korban pengancaman yakni AM Tanjung dan Z. Limbong, diterima oleh petugas SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polres Pelabuhan Belawan, bernama Bripka Sinaga dan Bripka Sitorus. Selain laporan dugaan pengancaman yang diatur di dalam KUHP, juga berimplikasi terhadap pelanggaran Undang Undang No. 40 tahun 1999 Tentang PERS.

Saat menyampaikan pelaporan ke polisi tersebut, kedua wartawan yang tergabung di wadah perkumpulan wartawan bernama Belawan Pers Club (BPC) mendapat pendampingan penuh dari rekan-rekan wartawan sesama anggota dan Ketua BPC.

Seperti diberitakan sebelumnya kronologi dugaan pengancaman tersebut adalah bermula dari adanya temuan kedua wartawan mengenai berdirinya bangunan baru di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan yang diduga tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sebab tidak terlihat keberadaan papan plank IMB di sekitar lokasi bangunan. Padahal sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No. 3 tahun 2015 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, bahwa hal itu wajib dilakukan.

Kedua wartawan tersebut lalu mencoba menghubungi pemilik bangunan disebut-sebut bernama Tony. Lalu oleh Tony kedua wartawan diarahkan kepada Ahu (ayah Tony) untuk konfirmasi.

Ahu yang coba dikonfirmasi kedua wartawan tersebut di Gudang Bengkel Pelabuhan Perikanan, Senin 11 Januari 2021, seakan akan menunjukkan sikap arogan dan seolah olah tidak mau dikonfirmasi. Saat itu Ahu sedang berada di atas kapal ikan miliknya dan sedang memimpin para tukang yang merenovasi kapal nya.

“Saya lagi sibuk jangan diganggu”, ucap Ahu kepada kedua wartawan. Karena Ahu sedang sibuk, kedua wartawan pun bergeser ke tepi kapal dan menunggu Ahu selesai kerja. Dan tidak berapa lama Ahu mendatangi kedua wartawan dan mengatakan, “Kalau orang lagi sibuk jangan diganggu, nanti bisa kena kampak”, bentak Ahu. Dan sejurus kemudian Ahu kembali lagi mendekati salah satu wartawan (Armen) dan mengatakan, “Cabut kau, kukampak kau nanti,” ujar Armen menirukan ucapan Ahu.

Terkait dengan laporan dugaan pengancaman terhadap wartawan yang dilakukan oleh Ahu tersebut, seluruh wartawan yang tergabung dalam perkumpulan wartawan Belawan Pers Club masih menunggu tanggapan Sampai sejauh mana laporan ini mendapat tindaklanjut dari aparat kepolisian.

“Nanti akan kami cek laporannya. Tks,””tulis Kasat Reskrim AKP I Kadek Hery Cahyadi ketika dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat What’sApp, Rabu (20/01/2021).(mr/aril)

Breaking News