H. Muhammad Amin, SE, MSM Membantah, Tidak Pernah Mengeluarkan Pernyataan Terkait Inspektorat Periksa BKM

SHARE
190 views

METRORAKYAT.COM, LANGSA – Berita sebelumnya naik tayang di media ini. tepatnya Selasa (11/11/2020). Atas perintah walikota petugas Inspektorat Senin, 9/11/2020 mendatangi Badan Kemakmuran Mesjid ( BKM ) Taqwa, Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat Pemko Langsa.

Dengan tidak sopan meminta seluruh dokumen harus yang asli keuangan Mesjid kepada bendahara BKM dengan mengatakan kami akan periksa tentang ke uangan mesjid atas perintah walikota,” ucap H. Muhammad Amin, SE. MM selaku bendahara di dampingi Drs. Bukhari ahmad meniru ucapan petugas Inspektorat.

Perlu diketahui selama ini BKM Mesjid Taqwa Matang Seulimeng mengelola dana sumbangan dan infak dari masyarakat, yang di gunakan untuk operasional dan pembangunan mesjid.

Adapun dana dari Pemerintah Pemko Langsa melalui APBK maupun dana lainya sepeserpun tidak pernah masuk ke kas bendahara BKM Mesjid Taqwa, oleh sebab itu atas dasar apa walikota perintahkan Inspektorat untuk memeriksa BKM Mesjid Taqwa dengan secara emosional dan tergesa-gesa.

Ia menambahkan, atas perintah walikota Inspektorat terlalu ambisi untuk memeriksa dokumen BKM mesjid Taqwa dirinya dan pengurus lainnya merasa heran ada apa, dengan walikota dan Inspektorat,” ungkapnya dengan penuh tanda tanyak.

Dirinya menambahkan, seharusnya dalam menanggapi laporan masyarakat walikota harus bijak, jangan perintahkan Inspektorat untuk periksa BKM, karena kami tidak mengelola dana Pemerintah. Seharusnya di kembalin laporan tersebut ke Gampong Tuha Peut yang berhak periksa BKM sesuai dengan aturan. Dengan sikap walikota perintahkan Inspektorat sama dengan Tuha Peut tidak ada harga di mata Walikota Langsa Usman Abdullah akrab di sapa Toke Seu’um,” katanya.

Dikatakannya lagi, atas perintah walikota tersebut saat ini di Gampong Matang Seulimeng sudah terjadi kegaduhan, kami BKM mesjid Taqwa padahal lagi semangat – semangatnya membangun mesjid, namun dengan perintah walikota untuk periksa BKM Mesjid Taqwa yang tidak ada aturan itu, membuat pembangunan harus terhenti. Dan kami selaku pengurus Mesjid merasa di cemarkan nama baik dan kami tidak akan tinggal diam,’ tutur M. Amin.

” Atas berita tersebut H. Muhammad Amin, SE. MSM dengan ini membantah dan tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepada media ini demikian,” sebutnya. Minggu ( 15/11/2020 ).

Begitu juga disebutkan dalam berita tersebut saya selaku Bendahara BKM Mesjid Taqwa itu juga tidak benar. Yang ada saya diminta untuk mengumpulkan uang dalam kota amal pada setia hari Jum’at itu saja selebihnya tidak ada, dan itupun tidak ada SK,” ucapnya lagi dalam bantahannya.

Menurut H. Muhammad Amin, SE, MSM dirinya mendukung penuh atas perintah walikota Usman Abdullah, SE Toke Seu’um melalui Kantor Inspektorat untuk periksa ke uangan Mesjid, itu sangat bagus biar masyarakat umum tidak merasa curiga terhadap pengelolaan dana Mesjid selama ini, biar terang benderang di samping itu juga biar tidak ada fitnah di tengah masyarakat,” imbuhnya.(mr/Danton)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif