oleh

Covid-19, Samosir Ada 2 Kasus Penambahan, 1 Dirujuk ke RS di Medan

SHARE
114 views

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 bahwa di Samosir ada 2 penambahan Kasus Baru yang satu dirujuk Rumah Sakit (RS) di Medan.

Demikian disampaikan juru bicara Satgas penanganan Covid-19 juga sebagai Kadis Kominfo, Rohani Bakara SPd, MM, Kamis (5/11/2020).
Sesuai up-date rilis perkembangan kasus infeksi Covid-19 diterima dari Dinas Kesehatan (Dinkes) oleh Satgas penanganan Covid-19 Samosir, ada 2 penambahan kasus baru dan 2 sembuh.
Berikut rincian kasus konfirmasi positif:

DS, (19/10/2020), Pr (38), Desa Sarimarihit, Kec Sianjurmula-mula, Isolasi Mandiri; 

SL, (03/11/2020), Lk (66), Desa Sarimarihit, Kec Sianjurmula-mula, Rujuk ke Medan; 

MS, (03/11/2020), Lk (35), Desa Parlondut, Kec Pangururan, Rujuk ke Medan. 
Sementara kasus sembuh yakni: MP, (9/10/2020), Pr (64), Kel Pasar, Kec Pangururan. BR, (20/10/2020), Lk (51), Kel Pasar Kec Pangururan.

“Satgas Covid-19 tetap mengingatkan pentingya protokol kesehatan (Projes) memakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, dan menghindari kerumunan,” ucapnya.

Prokes dimaksudkan untuk mencegah droplet yaitu cairan atau cipratan liur yang dikeluarkan seseorang dari hidung atau mulut saat bersin, batuk, bahkan berbicara. Dalam keterkaitan itu dengan virus Corona, metode transmisi COVID-19 adalah melalui droplet atau percikan air liur orang yang sakit saat batuk dan bersin. Penularan secara droplet juga dapat terjadi saat seseorang berada kontak dekat atau kurang dari 1 meter, dengan mereka yang terinfeksi.

Oleh karena itu, mari tetap lakukan proteksi diri dengan protokol kesehatan secara masif agar transmisi dapat kita cegah bersama. Hingga saat ini, prokes merupakan cara praktis untuk mencegah transmisi Covid-19 menunggu tersedianya vaksin yang sedang diupayakan Pemerintah dalam beberapa bulan ke depan.

“Mari kita ganti sikap abai menjadi sikap patuh secara penuh untuk melakukan prokes.
Tidak lupa mari tetap mendoakan bagi warga Samosir yang konfirmasi positif agar menjadi negatif Covid-19 dalam batas waktu yang ditetapkan dengan isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit rujukan,” ajak Rohani. (MR/JB Rumapea)

Breaking News