Masa Covid-19, BI Sosialisasi NSI, QRIS dan Serahkan Token of Appreciation UPK 75 RI

SHARE
52 views

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menggelar sosialisasi North Sumatera Invest, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), serta serahkan Token of Appreciation Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 Tahun RI.

Sebut KPw BI Sumut melalui keterangan tertulis diterima metrorakyat.com, Selasa (22/9/2020).
KPw BI Wiwiek Sisto Widayat menjelaskan, rangkaian sosialisasi yang dilaksanakan jajaran Kepala Daerah atau mewakili, di Wilayah kerja KPw BI Sumut meliputi Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi, Deli Serdang, Kabupaten Karo, Serdang Bedagai, Langkat, Dairi dan Pakpak Bharat.
“Selain itu Bank Indonesia (BI) juga mengundang perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Provsu serta perwakilan Bappeda Provsu yang merupakan tim teknis North Sumatra Invest,” imbuh Wiwiek.

Hal ini Guna mendukung pencegahan risiko penyebaran COVID-19, pelaksanaan sosialisasi dilakukan dengan sangat memperhatikan penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Investasi merupakan satu komponen terpenting sebagai pendukung dukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Realisasi investasi yang matang dapat menciptakan lapangan kerja baru dan memberikan multiplier effect untuk meningkatkan perekonomian secara eksplisit mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menekan tingkat pengangguran,” pungkasnya.

Dijelaskan Wiwiek lagi, BI wilayah Sumut merupakan Provinsi dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di Indonesia. Selain itu, Sumut telah berhasil memposisikan diri sebagai penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi di daerah Sumatera melalui kontribusi sebesar 24,35% triwulan II tahun 2020, juga merupakan pintu gerbang Wilayah Barat Indonesia,” cetusnya.

Melalui peluang tersebut infrastruktur penunjang investasi terus dikembangkan oleh pemerintah pusat dan daerah. Untuk tingkat daerah, menurut Wiwiek Sisto Widayat, bersama unsur Pemerintah Daerah (Pemda) BI terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi lewat investasi. Sebagai pendukung organisasi lintas instansi yaitu North Sumatra Invest (NSI), Pemda tetap berkelanjutan menggali berbagai potensi yang ada di daerah.
Selain itu, NSI akan berupaya memberikan kemudahan bagi investor untuk perizinan usaha digitalisasi perizinan. Ada beberapa concern utama investor atas kondisi iklim investasi di Indonesia yakni regulasi investasi (45%), ketersediaan infrastruktur (20%), tenaga kerja (18%), kondisi sosial (7%), dan sebagainya (9%). Memfasilitasi kebutuhan investor, NSI tetap melakukan diseminasi data dan informasi melalui platform website dan brown book.

Dalam brown book dan website NSI, dapat diakses melalui link: www.northsumatrainvest.id, saat ini sudah tersaji data dan informasi 7 (tujuh) proyek investasi clean and clear yang siap dipromosikan. Proyek tersebut dibagi menjadi 3 (tiga) Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu Toba Caldera Resort, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kawasan Industri Kuala Tanjung dan 4 (empat) proyek strategis daerah yaitu Rusunawa Terintegrasi Sei Mangkei, Sport Center, Jalur Kereta Api Siantar-Parapat, dan Light Rapid Transit (LRT) Mebidang.

“Proyek tersebut menjadi fokus pemerintah yang terus dikembangkan secara intensif. NSI berusaha mencari investor-investor terbaik untuk mencapai tujuan perekonomian berkelanjutan,” tutur Wiwiek.

Adapun tindak lanjut dari sosialisasi, tersebut tetap menggali potensi sebagai peluang investasi daerah serta melakukan koordinasi intensif bersama Pemdadi untuk menentukan daftar potensi proyek investasi yang layak ditawarkan ke investor.

“BI optimis rebound aktivitas ekonomi digitalisasi baik bagi konsumen maupun pedagang/ merchant di berbagai sektor. Dengan optimisme BI menempuh beberapa kebijakan jangka pendek maupun jangka panjang, yakni memastikan kelancaran sistem pembayaran non tunai, fasilitasi transaksi UMKM, dan percepatan ekonomi keuangan digital,” imbuhnya.

Sebagai langkah konkretnya, menurut Wiwiek, kondisi ini direspon atas penguatan ekosistem digital, inovasi transaksasi digital banking dan secara khusus QRIS pada UMKM di Sumut.
Pembayaran menggunakan QRIS dapat dilakukan tanpa kontak fisik atau tanpa tatap muka.

“Kini Sumut berada di peringkat ke-6 Provinsi merchant tertinggi sebesar 190.06, pangsa 4,12%. Berbagai upaya dilakukan KPw BI Sumut dalam rangka perluasan QRIS yakni pelaksanaan pekan QRIS Nasional; implementasi QRIS Homemade Indonesia; penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BI dan Pemkab Dairi dalam rangka pengembangan ekonomi digital; sosialisasi QRIS; konser virtual QRIS; serta implementasi QRIS di pasar tradisional dan di rumah ibadah,” katanya merinci.

Di samping itu, KPw BI Sumut melakukan diskusi dengan pimpinan daerah terkait komitmen penggunaan QRIS untuk Elektronifikasi Transaksi Pemda serta mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Sumut untuk turut mengimplementasikan QRIS.

Sosialisasi UPK 75 Tahun RI menjadi bagian dari agenda kegiatan. Pemerintah bersama BI meresmikan pengeluaran dan pengedaran UPK 75 Tahun RI berbentuk uang kertas pecahan Rp75.000 bertepatan HUT ke 75 Kemerdekaan RI.

Pengeluaran dan pengedaran UPK 75 Tahun RI sebagai wujud rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan pencapaian hasil pembangunan selama 75 tahun kemerdekaan Indonesia.
Peresmian menandai mulai berlakunya uang Rupiah kertas pecahan Rp75.000 sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender), sekaligus merupakan Uang Peringatan (commemorative notes) di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

UPK 75 Tahun RI ini dapat diimiliki oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dimana satu KTP berlaku untuk satu lembar UPK 75 Tahun RI.  BI telah menyediakan alternatif penukaran UPK 75 Tahun RI secara kolektif. Mekanisme penukaran uang Rupiah dapat dilihat lebih lanjut di aplikasi berbasis website di tautan https://pintar.bi.go.id.
Acara sosilasasi ditutup dengan penyerahan brown boo brown book NSI dan Token of Appreciation UPK 75 Tahun RI untuk tamu yang hadir. (MR/ JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif