Dua Pelaku Curanmor Milik ASN Diringkus Personil Polres Sibolga di Humbahas

SHARE
62 views

METRORAKYAT.COM, SIBOLGA – Pencurian Sepeda Motor (Septor)milik Maruli Tua Tambunan (41) ASN warga Jln. Rasak, No. 10, Kecamatan Pancuran Dewa, Kecamtan Sibolga Siambas, Kota Sibolga di ringkus Unit Opsnal Polres Sibolga di Kecamatan Litong Nihuta, Kabupaten Humbahas Minggu (05/09/20).

Menurut dari keterangan pelapor sesaat melakukan pelaporan, Septor milik Korban yang hilang sekitar Jam 01:00 Wib tanggal (05/09/20) posisi dengan keadaan parkir di lokasi Instansi Kesehatan Porombunan Jln. Jend Sudirman Kelurahan Aek Porambunan. Adapun jenis Septor milik Korban yang hilang berjenis R2 Yamaha Bison B 3821 SQC, dengan nomor rangka Septor, MH3RG1910GK017357 dan Nomor Mesin G3E8E0017336.

Menurut penjelasan korban, atas kejadian kehilangan septor milik korban, Maruli Pemilik Septor mengalami kerugian material atas kejadian tersebut di perkirakan sebesar Rp 27. 000. 000, Rupiah.

Menindak lanjuti perkara Curanmor yang terjadi di Sibolga, Kasat Reskrim AKP D.Harahap,SH menyatakan melalui Paur Humas Polres Sibolga, Tim Unit Opsnal Polres Sibolga telah mengamankan 2 orang Laki-laki di salah satu warung tuak, Jln. Lintas, Kecamatan Lintong Nihuta, pada tanggal 13/09/20, serta mengamankan 1 unit R2 Yamaha Bison tanpa plat.

Atas keberhasilan itu, Kapolres Sibolga AKBP Triyadi SH, SIK melalui Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R. Sormin membenarkan penangkapan tersebut.

“Yah benar, Personil kita Unit Opsnal telah berhasil mengamankan tersangka di daerah Kabupaten Humbahas, kini para pelaku masih tahap pemberkasan oleh Tim peyidik untuk proses lebih lanjut,” Ujar Kapolres Sibolga Melalui Paur Polres Sibolga kepada awak media Rabu (16/09/20).

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih memdalam terhadap tersangka, kedua tersangka mengaku bernama BHP Alias B (35) status pekerjaan wiraswasta, warga Jln. Sibolga – P. Sidempuan, Kelurahan Sarudik, Kabupaten Tapteng, beserta tersangka ke dua mengaku bernama AS Alias B (37) pekerjaan sebagai tukang, warga Jln. Sakura, Kelurahan Simaremare, Kota Sibolga.

Lanjut Paur Humas Polres Sibolga menjelaskan, bahwa tersangka BHP Alias B sudah pernah berurusan dengan hukum bahkan sudah dua kali yakni, pada tahun 2008 dan 2013 dengan kasus ang sama (Curanmor red). Adapun Hukuman yang sudah di jalani oleh pelaku BHP Alias B, 2008 selama 1,5 tahun dan pada 2013 tersangka BHP Alias B dihukum selama 3 tahun 4 Bulan dengan kasus yang sama.

Sedangkan tersangka AS juga sudah pernah berurusan hukum sebanak 3x, menurut penjelasan Paur Humas Polres Sibolga tersangka AS sudah pernah di hukum dari tahun 2012 terkait kasus penada dengan ganjaran hukuman 5 Bulan penjara. Di tahun 2017 tersangka AS juga pernah di hukum dengan kasus Curanmor dengan hukuman 1 tahun 5 Bulan dan 2018 juga pernah tersangkut hukum dengan kasus yang sama dengan menjalani hukuman 2 tahun penjara di Lapas Tukka dan bebas di sebabkan Asimilasi COVID-19.

Adapun kronologis kejadian Curanmor yang di lakukan kedua tersangka atas hasil penyidikan Personil Polres Sibolga sebagai berikut, kedua pelaku melihat satu unit septor terparkir di kantor kesehatan di Kelurahan Aek Porombunan dengan kondisi stang tidak terkuci. Melihat Kesempatan tersebut tersangka B lalu mengambil Motor tersebut di bantu temannya berinisil AS dan menorong Septor tersebut sampai kedepan gang rumah tersangka AS.

Lanjut Paur Humas Polres Sibolga, setibanya di rumah tersangka bernisial AS kedua tersangka meghidupkan Septor hasil curian tersebut dengan menggunakan gunting lipat stanlis dan menggunting kabel stater Septor tersebut. Rencananya akan di bawa ke Kabupaten Humbahas untuk di jual kepada temannya BHP yang pernah satu tahanan dengan dirinya.

Pada Jumat (11/9/20) sekitar Jam 23:30 Wib kedua tersangka berangkat dari Sibolga menuju Kabupaten Humbahas untuk menjual R2 kepada teman tersangka BHP Als B yang pernah Sama-sama ditahan di Lapas Tukka.

Dan tiba di Humbahas tersangka BHP menawarkan R2 hasil curiannya pada temannya dengan harga Rp 5.000.000.- namun temannya mau bayar Rp 3.000.000.- sehingga R2 tidak jadi dijual. Selanjutnya kedua tersangka meninggalkan rumah temannya dan pergi kesalah satu warung tuak dan tak lama kemudian kedua tersangka diamankan oleh Tim Unit Opsnal Polres Sibolga serta membawa ke Polres Sibolga berikut Barang Bukti (BB red) Septor R2 hasil curian kedua tersangka.

Atas perbuatannya, kedua tersangka beralasan melakukan itu atas kebutuhan kontrakan rumah yang di tempati tersangka sudah mau habis, maka mereka melakukan tindak pidana yang melawan hukum tersebut atas tuntutan untuk kontrakan rumah mereka.

Menurut penjelasan Paur Humas Polres Sibolga, Kedua tersangka kini ditahan di RTP Polres Sibolga diduga telah melakukan tindak pidana ” Pencurian dengan pemberatan (Curanmor) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (2) Subs 362 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun (MR/RM).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif