Ratusan Hektar Kebung Jagung Di Subulussalam Terancam Gagal Panen, Begini Tanggapan Kadis Pertanian

SHARE
402 views

METRORAKYAT.COM, SUBULUSSALAM
Banjir yang menerjang Wilayah DAS (Daerah Aliran Sungai) Souraya di Kecamatan Rundeng sejak beberapa hari lalu telah rusak, Ratusan hektar lahan pertanian warga setempat gagal panen akibat terendam banjir, Kamis (30/07/2020).

Diperkirakan Ratusan Hektar Lahan Warga Yang terkena Dampak Banjir tersebut meliputi bebrapa Desa di wilayah Kecamatan Rundeng Dan Kecamatan Sultan Daulat

Majarudin Warga Desa Dah Mengatakan Lahan pertanian milik warga yang berada di beberapa desa itu juga Terendam air Banjir,

Kata dia, saat ini Tanaman Jagung menjadi salah satu hasil pertanian yang sangat diunggulkan masyarakat setempat. Bahkan saat musim panen tiba ratusan ton jagung masyarakat akan dijual ke luar kota seperti Medan.

Hal yang sama juga dikeluhkan Mawardi Lingga Warga Desa Laemate salah satu petani jagung di Desa Laemate. Kata dia, jagung yang ditanam pada bulan lalu tumbuh subur, namun terancam gagal panen akibat tergenang banjir.

Warga juga mengharapakan Sampai saat ini Dinas Pertanian Kota Subulussalam melakukan pendataan terkait jumlah lahan warga yang rusak akibat banjir ini.

“Mengingat Pada saat ini perekonomian warga setempat mengalami terpuruk akibat dampak Virus corona (Covid-19) yang melanda daerah ini sehingga masyarakat tidak bisa berbuat banyak,” ujarnya.

Sementara itu Saat Kami Menghubungi Via Whatsapp Kadis Pertanian Kota Subulussalam Ir. Sulisman, Mengatakan saya masih menunggu laporan dari Petugas di lapangan.

“Berapa luas lahan yg terkena dampak banjir dan kondisi saat tanaman pada umur Berapa, Jadi petugas lagi melakukan pendataan,”tutup Sulisman. (MR/Jar)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif