Kab Samosir Tetap Zona Hijau Covid-19

Kab Samosir Tetap Zona Hijau Covid-19
SHARE

METRORAKYAT.COM, SAMOSIR – Pemerinta Kabupaten (Pemkab) Samosir, lewat Kepala Dinas (Kadis) Kominfo, menginformasikan hingga Kamis (4/6/2020), Samosir masih berada di Zona Hijau dari penyebaran Covid-19. Namun perlu upaya antisipasi Covid-19 di Samosir tetap dilakukan dengan maksimal,” ujar Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakkara, SPd, MM (4/6/2020).

“Melansir https://Covid19.go.id, tercatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Rabu (3/6/2020) sebanyak 684. Sehingga totalnya menjadi 28.233 orang. Kemudian untuk pasien sembuh menjadi 8.406 setelah ada penambahan sebanyak 471 orang. Selanjutnya untuk kasus meninggal bertambah 35 orang, sehingga totalnya menjadi 1.698,” urainya.

Menurut dia, data di atas menunjukkan bahwa daya infeksi masih tinggi secara nasional namun beragam di seluruh provinsi dan kabupaten/kota. “Refleksinya, kita harus tetap waspada sambil mengubah gaya hidup berbasis protokol kesehatan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah,” kata Rohani.

Dalam mencegah dan menangani pandemi Covid-19, sejauh ini Pemkab Samosir didukung oleh Kodim 0210 Tarutung, Polres Samosir, DPRD, dan Kejaksaan Negeri.

Samosir Masih Tetap Nihil ODP, Akses Masuk Terus Dijaga

Upaya Antisipasi Covid-19. Upaya dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, antara lain:
Menjaga jalur masuk ke Samosir
Menyerahkan bantuan sosial natura untuk menyeimbangkan psikososial masyarakat
Disinfektanisasi ruang-ruang publik
Menyiapkan ruang isolasi di RSUD dr Hadrianus Sinaga Pangururan, BLK Samosir, dan Hotel Maduma, Membentuk Satgas Ketahanan Pangan untuk menjamin ketersediaan, distribusi, dan kestabilan harga. Menindaklanjuti program bantuan Sosial dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan bahkan desa sebagai jaring pengaman sosial.

Memberikan bibit sayuran dan sarana produksi untuk menopang kebutuhan keluarga selama pandemi.

Selain itu, Pemkab Samosir juga menyampaikan terima kasih kepada para masyarakat (pribadi/entitas) dan pemangku kepentingan lainnya atas bantuannya menangani dampak pandemi Covid-19. Di antaranya dalam bentuk pemberian APD (alat pelindung diri) bagi para tenaga medis. Serta pemberian sembako kepada masyarakat akibat sumber penghasilan untuk keluarga mereka.

Di samping itu, Pemkab Samosir berterima kasih kepada para jurnalis yang telah memainkan peran jurnalistik yang menciptakan komunikasi publik yang sejuk dan mengedukasi masyarakat selama pandemi sesuai ketentuan protokol komunikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Kiranya pada waktu-waktu mendatang, terutama sosialisasi kenormalan baru, marilah kita bersama-sama menciptakan kondisi komunikasi yang sejuk dengan satu kepentingan. Yaitu masyarakat yang tenang dan waspada serta dapat melakukan aktivitasnya dan aman dari Covid-19,”.

Pemkab Samosir menyadari sepenuhnya, di sana-sini masih terdapat kekurangan-kekurangan. Dan dengan semangat belajar dan kerja keras bukan tidak mungkin kita dapat melalui masa-masa sulit ini dengan membangun ketahanan kesehatan, informasi, pangan, sosial, dan bidang-bidang kehidupan lainnya,” sambung Rohani.

“Kiranya Tuhan tetap menyertai kita seluruh warga Samosir dalam menghadapi pandemi Covid-19 dalam kesatuan hati dalam tindakan,” katanya mengakhiri. (MR/ JB Rumapea).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Intermedia Situs Berita Portal online Berita Aktual & Inovatif