Deputi BI Serahkan Produksi Air Kemasan

Deputi BI Serahkan Produksi Air Kemasan
Bagikan

METRORAKYAT.COM, MEDAN – Deputi Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, menyerahkan secara simbolis sarana produksi air minum dalam ke­masan diterima Ketua Umum Badan Wakaf Pesantren Raudlatul Hasanah, M Ilyas Tarigan. Program Sosial Bank Indonesia itu diserahkan dalam satu kegiatan yang acaranya dipusatkan di Pesantren Tarbiyah Islamiyah Ar Rau­dla­tul Hasanah Medan, Sabtu (20/7).

Acara dihadiri pimpinan Pesantren, Achmad Prana Rulianto Tarigan, para guru dan santri serta pejabat dari Bank Indonesia, antara lain Kepala Kantor Perwakilan BI (KPw BI) Sumut, Kepala Departemen Regional BI Dwi Pranoto, Kepala DEKS Suhaedi, Kepala DKom Onny Widjanarko dan undangan lain­nya.

Dody Budi Waluyo mengapresiasi kerjasama yang dijalin baik antara Bank Indonesia dengan Pesantren Ar­rau­dlatul Hasanah sejak 2016 melalui penyaluran PSBI Tematik dalam ben­tuk pemberian mesin pembuat roti, ser­ta PSBI Regulerdalam bentuk pembe­rian bantuan peralatan laundry.

Sejak tahun tersebut, pihak BI me­ng­amati partisipasi dan keterlibatan pesantren dalam ikut mensukseskan ber­bagai program pengembangan eko­nomi dan keuangan syariah Bank Indonesia dan patut menjadi percon­tohan bagi pesantren lainnya.

Pihak Bank Indonesia juga meng­ama­ti akan keterlibatan pesantren sejak Agenda ISEF 2017 di Surabaya me­wa­kili Provinsi Sumatera Utara. Terpilih­nya sebagai nominator pondok pesantren unggulan dari Sumut pada pagelaran Fesyar wilayah Regional Sumatera pada 2018.

Raudlatul Hasanah juga tambah Deputi BI, pada tahun ini menjadi sa­lah satu pilot proyek di wilayah Su­ma­tera yang menerapkan penyusunan lapo­ran keuangan sesuai dengan standar baru yakni Standar Akutansi Pesantren Indonesia (SANTRI).

Program kemandirian ekonomi pe­santren dilaksanakan secara nasional dan melibatkan partisipasi dari seluruh kantor perwakilan BI di daerah. Pada 2018 program ini telah dijalankan ke­pada 134 pesantren di Indonesia dan 31 pesantren di 31 pesantren di Pulau Su­ma­tera.

Diharapkan, bantuan tersebut dapat menjadikan pesantren semakin berkembang mandiri memiliki usaha yang profesional guna mendukung ope­rasional pesantren sehingga proses pendidikan belajar mengajar dapat ber­jalan lancar.

Kepala Kantor Perwakilan BI Su­mut, Wiwiek Sisto Widayat menambahkan, pesantren sebagai bagian in­tegral masyarakat mempunyai tanggungjawab untuk mengem­bang­­kan dan memberdayakan masyarakat dalam segala bidang, termasuk dalam bidang ekonomi syariah.

Sebagai wujud untuk mendukung penguatan ekonomi syariah di Pesantren Ar Raudlatul Ha­sanah, BI Sumut memberikan bantuan sarana produksi air minum dalam ke­masan untuk keman­dirian ekonomi pe­san­tren dan sekaligus membantu me­ning­katkan kesejahte­raan masyarakat di wilayah sekitar. (MR/JB Rumapea)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.