Tampung Aspirasi Warga Kec.Medan Barat, Politisi PDI Perjuangan Laksanakan Reses-II Tahun 2017

Tampung Aspirasi Warga Kec.Medan Barat, Politisi PDI Perjuangan Laksanakan Reses-II Tahun 2017
Bagikan

METRORAKYAT.COM | MEDAN – Warga Jalan Karya Gg.Ayam Kec.Medan Barat mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU)yang ada di tempat mereka.pasalnya, dari sembilan (9) tiang LPJU, hanya 2 lampu saja yang hidup, sementara 7 tiang lagi, lampunya sudah lama tidak hidup. Akibatnya, setiap malam, kondisi jalan gelap dan hanya mendapat penerangan dari lampu rumah warga. “ Sudah lama kondisi ke 7 tiang lampu jalan di Gg.Ayam putus. Kami sudah pernah melaporkannya ke Kepling untuk diteruskn ke Lurah, karena kami tidak mengerti mau mengadu kemana. Kami berharap, lampu yang mati di Gang Ayam tersebut dapat segera di hidupkan kembali,” kata salah satu perwakilan warga Gg.Ayam, Drs.Liberty Siahaan saat mengikuti reses-II anggota DPRD Medan tahun 2017, Drs.Edward Hutabarat dari Fraksi Partai PDI Perjuangan, Kamis,(6/7/17) di Jalan Karya Setia, Kelurahan Sei Agul, Kec.Medan Barat.

Selain itu, Edo Sitompul, warga Gg.Adil Kelurahan Karang Berombak, Kec.Medan Barat juga mengeluhkan peredaran narkoba di Kelurahan mereka yang sudah sangat meresahkan.

“ Kami minta melalui reses yang dilakukan oleh Bapak Anggota DPRD Medan, Edward Hutabarat, kiranya meneruskan aspirasi kami ini kepada Walikota Medan, agar diteruskan kepada Camat dan Lurah, untuk dibuatkan kemananan lingkungan untuk pencegahan narkoba,” ucap Edo.

Edo Sitompul juga mengusulkan agar pengusaha rumah kos-kosan yang ada di wilayah Medan Barat dan Petisah agar dilakukan penertipan dan pendataan, karena menjamurnya rumah kos-kosan tanpa ada pengawasan dari pihak Pemko Medan, dapat berpengaruh kepada masyarakat setempat. “ Apalagi saat ini marak isu seperti narkoba, prostitusi dan teroris, jadi kita harus sigap menanggapi permasalaham tersebut,” katanya.

Menanggapi aspirasi dan masukan dari warga Kec.Medan Barat tersebut, Edward Hutabarat yang duduk di Komisi B DPRD Medan ini menjelaskan, untuk masalah  lampu jalan yang masih banyak tidak berfungsi di Gg.Ayam, Edward akan berkordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Kebersihan, dan secepatnya semua lampu jalan yang mati di Kec.Medan Barat diupayakan akan dihidupkan kembali. “ Jangan sampai di Gang-Gang lampu juga mati, bagaimana masyarakat dapat mengawasi daerahnya masing-masing, sementara lampu jalan ditempat mereka banyak tidak berfungsi, saya akan berupaya agar lampu-lampu tersebut dapat dihidupkan kembali,” ujar Edward.

Masalah Rumah Kos-kosan, Camat Medan Barat, Rudi Faisal Lubis, SSTp yang hadir pada reses-II anggota DPRD Medan yang dilaksanakan oleh Politisi dari PDI Perjuangan, Edward Hutabarat tersebut mengatakan, pihaknya akan melakukan kembali melakukan pengawasan terhadap usaha kos-kosan tersebut. “ Karena memang setiap usaha kos-kosan harus memiliki izin dari Pemko Medan. Harus ada retribusi untuk menjadi masukan bagi PAD, selain itu, kita juga menghimbau agar, pemilik kos-kosan tidak sembarangan menerima orang lain untuk kos jika tidak jelas identitasnya,” terang mantan Camat Medan Belawan tersebut.

Rafika Duri, warga Kel.Dwikora, mengeluhkan kondisi di seputar Jalan Yos Sudarso, akibat dampak pengorekan drainase, Faisal warga Lingkungan 12, meminta agar sosialisasi ataupun informasi tentang kebijakan Pemerintah Kota Medan dapat sampai kepada masyarakat, Suhardi Ali, Sekretaris Karang Taruna Medan, meminta penjelasan terkait Perda tentang hak dan kewajiban anggota KT.

Ada juga warga yang mengusulkan, agar Becak di Kota Medan diperbaharui dan didesain mengikuti cirri khas Medan , sehingga dapat menjadi salah satu icon Kota Medan. Selain masalah kekosongan blanko E-KTP dan pelayanan di Kantor Lurah yang masih kurang berkenan bagi warga saat melakukan pengurusan menjadi masukan dan kritikan bagi Camat dan masukan bagi wakil rakyat  dari Dapil-III yang meliputi, Kec.Medan Helvetia, Kec.Medan Baru, Kec.Medan Petisah dan Kec.Medan Barat.

Diakhir acara resesnya, Edward Hutabarat juga menjelasakna bahwa pelaksanaan reses-II tahun 2017 yang dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Medan termasuk dirinya, untuk bertujuan menampung langsung aspirasi masyarakat di Dapil  masing-masing, sehingga dapat menjadi masukan baginya, untuk nanti dibawa dan dibahas di DPRD dan dimasukkan pada Musrembang di tahun berikutnya, sehingga pembangunan Kota Medan dapat terlaksana dengan baik.

“ Semua permasalahan, masukan, kritikan dan usulan ditengah-tengah masyarakat yang disampaikan pada reses-II kali ini, akan dibawa ke DPRD untuk dibahas dan di Paripiurnakan, untuk selanjutnya akan diserahkan ke Pemko Medan agar dimasukkan ada rencana pembangunan berikutnya. Memang tidak semua aspirasi yang kita sampaikan langsung dapat terwujud, namun sudah menjadi masukan dan tinggal menunggu proses, mengingat ketersediaan APBD Pemko Medan,” tukasnya.

Edward menambahkan, bagi warga Dapil-III yang ada keluhan dan ingin dibantu silahkan mendatangi kantornya yang beralamat di Jalan Jangka No.64 B, buka setiap Minggu, mulai Jam 14.00 s/d 18.00 Wib.(Mr10/RED)

 

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.