Kebakaran di Siantar, 5 rumah hangus. Untung seorang Nenek selamat dari amukan api…

Kebakaran di Siantar, 5 rumah hangus. Untung seorang Nenek selamat dari amukan api…

METRORAKYAT.COM  |  PEMATANG SIANTAR — Kepanikan menyelimuti warga Jalan Lokomotif, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar saat mendengar teriakan “api, api”, Senin (10/7) sekira pukul 14.30 WIB. Segera mereka bergegas menyelamatkan diri. Namun, Nurzani Sikumbang, nenek berusia 89 tahun, luput dari perhatian, hingga dia terkepung api selama 30 menit. Saat berhasil dievakuasi, beberapa bagian tubuh nenek ini sudah terbakar.

Siang itu, Senin (10/7), persisnya sekira pukul 14.30 WIB, suasana di sekitar lokasi kejadian, seketika heboh. Ratusan warga terlihat menyemut. Ada yang berteriak, ada pula yang mengabadikan momen itu dengan gadget masing-masing.

“Api…api. Besar kali apinya. Tolong… Api… Tolong… Api,” teriak warga sekitar saat melihat api mulai membesar.

Sejurus kemudian, personel Polres Siantar, Pemadam Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Satpol PP turun ke lokasi untuk membantu pemadaman api. Empat unit mobil Damkar Pemko Siantar dan 1 unit mobil Damkar PT STTC pun diturunkan. Hampir satu setengah jam, api baru berhasil dipadamkan.

Foto Ridho Siragel Siadari.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran itu. Kuat dugaan, kebakaran terjadi karena hubungan arus pendek (korslet). Namun, ada pula yang menyebutkan bahwa kebakaran itu terjadi akibat kompor gas yang meledak.

Foto Ridho Siragel Siadari.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden yang menghanguskan 2 rumah permanen dan 3 rumah semi permanen milik Uci, Anto Pane, Elfa, Fatmawati Sikumbang dan Fadri Sikumbang itu.

Ditemui di lokasi, Widia Nasution menuturkan bahwa sebelum insiden berlangsung, beberapa warga tengah memasak di rumah Fadri. Dan, tiba-tiba warga yang ada di rumah Fadri berteriak.

Foto Ridho Siragel Siadari.

“Mau ada arisan di rumah itu, jadi masak-masak orang itu. Tapi, tiba-tiba ada yang berteriak. Kalau mereka bilang, kompor gas meledak,” ungkapnya.

“Tapi ada juga tadi yang bilang korslet. Memang kudengar tadi asal api dari rumah di Fadri. Si Fadri ini kan abang beradik sama si Fatmawati. Tetanggaan orang itu. Jadi awal api tadi dari rumah orang itu,” tambah warga lainnya.

Foto Ridho Siragel Siadari.

Sementara, Kapolsek Siantar Utara AKP Zuhriansyah Matondang membenarkan bahwa ada 5 rumah yang terbakar.

Terkait penyebab kebakaran, Zuhriansyah belum bisa memastikan. “Kita masih melakukan identifikasi,” imbuhnya.

Api yang menghanguskan 5 rumah tersebut juga membakar tubuh Nurzani Sikumbang. Beberapa bagian tubuh wanita tua itu melepuh.

Saat kebakaran terjadi, wanita berusia 89 tahun itu terjebak di dalam rumahnya. Beruntung, warga yang menyadari hal itu langsung berupaya menyelamatkannya.

Diperkirakan, Nenek Nurzani terjebak di rumah tersebut selama 30 menit lebih. Amatan wartawan, teriakan warga yang mengatakan bahwa masih ada penghuni di dalam rumah membuat petugas berjibaku menyelamatkan si nenek.

Petugas Satpol PP, aparat kepolisian serta masyarakat sekitar mendobrak pintu belakang rumah Fadri Sikumbang. Meski api masih menyala, petugas tetap berupaya demi mengevakuasi nenek tersebut.

Posisi Nurzani didapat dari kamar mandi dan saat dievakuasi, kondisi lengan dan rambut Nenek Nurzani terbakar, sehingga petugas Satpol PP dan aparat kepolisian memapah korban dan melarikan ke RSUD Djasamen Saragih.

“Memang nenek itu sudah susah jalan, makanya tadi sempat kena api. Hanya sedikit aja tadi badannya terbakar. Luka-luka lecet lah,” ungkap Widia,warga lainnya.

Leo Lumban Gaol, salah seorang dokter di RSUD Djasamen Saragih yang ditanyai terkait kondisi Nurzani mengungkapkan bahwa hampir 50 persen tubuhnya terbakar.

“Luka bakarnya sekitar 50 persen,” pungkasnya.

Dan, akibat luka bakar itu, Nurzani yang akrab disapa Nek Nani tengah menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih. (MR/RED/NT).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.