Gelapkan Scoopy Ibu Rumah tangga nginap di Polsek Sunggal

Gelapkan Scoopy Ibu Rumah tangga nginap di Polsek Sunggal
Bagikan

METRORAKYAT.COM  |  MEDAN —  Seorang ibu Rumah Tangga Yusmaini als camai, (25) warga Jalan Tapian Nauli pasar IV kel. Sunggal kec. Medan sunggal terpaksa diamankan di Polsek Sunggal atas perbuatannya menggelapkan sepeda motor, Minggu (21/5/2017). Sebagai korban atas perbuatan tersangka Yuda dwi pratama (17) warga Jalan Tapian Nauli pasar IV kel. Sunggal kec. Medan sunggal. Tersangka melakukan aksinya disaat korban mengunjungi rumah saudaranya Windi di Jalan Ring-road jalan 45 kel. Tanjung rejo kec. Medan sunggal,  Jumat (24/2/2017) sekira pukul 11.30 wib.

Awalnya korban mengantar kan adiknya ke sekolah dengan menggunakan sepeda motor Honda scoopy warna putih no. Pol BK 2524 ACI. Setelah itu korban singgah ke rumah Windi. Setibanya dirumah Windi, didapatinya Windi masih tidur. Oleh sebab itu korban menunggu di rumah tersebut.

Secara kebetulan tersangka juga berada di rumah Windi maka tersangka meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk mengambil baju ke pasar III Jalan Tapian Nauli Tanpa rasa curiga korban langsung  memberikan kunci kontak sepeda motor miliknya. namun korban menunggu hingga beberapa jam tetapi tersangka belum juga datang untuk mengembalikan sepeda motor miliknya.

Korban tetap masih menunggu tersangka untuk mengembalikan sepeda motornya sampai akhirnya Minggu (21/5/2017) korban melihat tersangka pulang ke rumahnya untuk melihat anaknya yang sedang sakit, yang secara kebetulan rumah korban dengan rumah tersangka berdekatan.

Maka saat itu korban mendatangi tersangka dan mengamankan tersangka. Korban langsung membawa tersangka ke Kantor Polisi Polsek Sunggal dan setelah di serahkan ke polsek sunggal maka dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka oleh petugas.Hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas pelaku mengakui bahwa sepeda motor itu telah di jual oleh mantan suaminya yang berinisial (A) dan hasil penjualan sepeda motor itu pelaku menerima uang Rp. 1.500.000 dan atas penjualan itu maka tersangka memberikan upah kepada mantan suaminya sebesar Rp. 500.000. Tersangka juga mengaku uang hasil penjualan sepeda motor itu ia gunakan untuk membayar kontrakan rumah di simpang selayang.

Saat di konfirmasi Kapolsek Sunggal Kompol Danniel Marunduri S.ik melalui Panit II Reskrim Iptu Martua Manik SH, MH membenarkan kejadian ini. Atas kejadian itu pelaku di kenakan pasal penipuan atau penggelapan sebagaimana di maksud dalam pasal 378 subs 372 KHUP. Kini pelaku terpaksa mendekam di sel tahanan Polsek Sunggal untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.(MR11/red)

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.