Marasi Febri Cristanto Simarmata Mahasiswa Universitas Nommensen Ini Tewas Usai Laka Lantas, Medsos Ramai Ungkapkan Dukacita
MetroRakyat.com | MEDAN — Marasi Febri Cristanto Simarmata (18) seorang mahasiswa jurusan Hukum Universitas HKBP Nommensen, Medan, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan, Jumat dinihari (10/3/2017) sekira pukul 02.00 wib dikawasan jalan Diponegoro, Medan. Informasi yang diterima dari salah seorang kerabat yang meminta namanya tidak mau disebutkan menyebutkan kecelakaan berawal Marasi bersama dua orang rekannya satu kampus sedang berboncengan. Belum diketahui darimana dan tujuannya, tepat dilintasan jalan Diponegoro, naas ketiga mahasiswa tersebut mengalami kecelakaan. Sepeda motor yang dikemudikan Marasi menabrak salah satu trotoar dipinggir jalan. Diduga penyebab terjadi kecelakaan dikarenakan laju motor yang kencang. “Kita serahkan pada Tuhan, dan ini sudah kehendak-Nya. Kami sebagai keluarga hanya bisa pasrah”, ungkap kerabat Marasi.



Sementara itu dijejaring sosial Facebook, ungkapan dukacita mengalir dihalaman akun milik Marasi Febri Simarmata. Pada cuitan di facebook ada yang mengatakan bahwa kepergian Marasi sangat cepat dan tidak terduga.
Menurut keluarga, jenazah Marasi disemayamkan dikampung halaman di Asahan. Sedangkan kedua rekan Andre Sitorus dan Kalvin Hutapea , masih dalam perawatan di Rumah Sakit Malahayati dan Elisabet, Medan. Menurut tim medis di Malahayati, Marasi Febri Simarmata tidak dapat tertolong akibat luka yang dialaminya cukup parah, yakni luka dibahagian kepala, dan sekujur tubuh terdapat luka memar diduga akibat benturan diaspal. (TEAM/MR).



