Kenangan Tak Terlupakan Marasi Febri Simarmata Dimata Sahabat Satu SMA, Ini Penuturannya…
MetroRakyat.com | MEDAN — Keluarga besar kampus universitas HKBP Nommensen berduka. Salah seorang mahasiswanya meninggal dunia akibat kecelakaan di kawasan jalan Diponegoro, Medan, Jumat (10/3/2017) sekira pukul 02.00 wib. Marasi Febri Cristanto Simarmata dimata para sahabatnya adalah seorang pemuda yang suka dengan humor dan canda tawa. Selain itu, pria yang baru saja merayakan Ulang Tahunnya pada 26 Pebruari yang lalu ini dikenal sebagai sosok orang yang terbuka.

Ungkapan tersebut disampaikan Chandra Saputra Damanik kepada MetroRakyat.com via jejaring sosial akun facebook, Jumat (10/3/2017). “Dia sahabat terbaik ku bang, dan walaupun dia suka nyeselin, namun hatinya baik”, kata Chandra rekan Marasi semasa dibangku SMA Methodist di Kisaran. Chandra mengaku sangat kehilangan Marasi, karena Marasi adalah salah seorang sahabat terbaiknya.

Sementara itu diakun jejaring sosial milik Marasi Febri Simarmata terdapat ratusan ungkapan duka cita mendalam atas kepergian teman terbaik mereka.

Seperti diberitakan sebelumya, Marasi Febri Cristanto Simarmata (18) seorang mahasiswa jurusan Hukum Universitas Nommensen, Medan, meninggal dunia usai mengalami kecelakaan, Jumat (10/3/2017) sekira pukul 02.00 wib dikawasan jalan Diponegoro, Medan. Salah seorang kerabat yang meminta namanya tidak mau disebutkan menyebutkan kecelakaan berawal Marasi bersama dua orang rekannya juga mahasiswa sedang berboncengan. Tidak diketahui darimana dan tujuannya, tepat dilintasan jalan Diponegoro, naas bagi ketiga pemuda ini harus mengalami kecelakaan saat sepeda motor dengan nomor polisi BK 6010 VAX menabrak trotoar di pinggir pasar, tepatnya didepan Bank BCA.

Sementara itu dijejaring sosial Facebook, ungkapan dukacita mengalir dihalaman akun milik Marasi Febri Simarmata. Pada cuitan di facebook ada yang mengatakan bahwa kepergian Marasi sangat cepat dan tidak terduga. Menurut keluarga, jenazah Marasi disemayamkan dikampung halaman di Bah Pulo, Asahan. Sedangkan kedua rekan Marasi yakni Andre Sitorus dan Kalvin Hutapea masih dalam perawatan di Rumah Sakit Malahayati dan Elisabet, Medan. (Nelson/MR04).



