Usai Demo di Depan Stasiun Railink, Anggota IPK Ditangkap Polisi

Usai Demo di Depan Stasiun Railink, Anggota IPK Ditangkap Polisi
Bagikan

MetroRakyat.com  I  MEDAN – Puluhan kader Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang baru saja menggelar unjuk rasa bersama puluhan penarik beca motor di depan Stasiun Railink Jalan Jawa, Medan Timur, Senin (30/5/2016) ditangkapi petugas Sabhara Polresta Medan.

Sebanyak 21 anggota IPK yang mengenakan seragam loreng biru, hiaju, cokelat ini ditahan karena melawan arah, dan sebagian lainnya tertangkap membawa senjata tajam.

“Tadinya mereka mau balik setelah aksi itu. Pas melewati Jalan Maulana Lubis, mereka konvoi melawan arah. Kemudian langsung distop oleh petugas sabhara,” kata saksi mata bernama Ari (28), Senin (30/5/2016) sore.

Saat dihentikan, sempat terjadi perdebatan antara petugas sabhara dengan kader IPK. Namun, karena polisi menemukan senjata tajam, ke 21 anggota IPK kemudian digiring ke Polresta Medan.

“Tadinya mereka mau ke kantor DPRD Sumut. Cuma karena melawan arah, mereka terpaksa enggak jadi aksilah,” kata pria berambut keriting ini sembari menunggangi sepeda motor Vixion.

Usai kedapatan membawa senjata tajam, kader IPK kemudian digiring ke Polresta Medan. Sesampainya di kantor polisi, ke 21 kader IPK itu kemudian didata guna diproses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Komisaris Fahrizal ketika dikhubungi mengaku masih memeriksa sejumlah kader IPK tersebut. Ia mengatakan, kader IPK Kota Medan ini diserahkan oleh petugas Sabhara.

Sebelumnya, anggota IPK sudah pernah berunjukrasa memprotes kebijakan PT Railink yang mengusir penarik becak yang biasa mangkal di depan stasiun. (Nelson/ray-trib).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.