oleh

Peringati Turunnya Soeharto, Ada Demo Ingatkan 6 Tuntutan

MetroRakyat.com  I   JAKARTA  — Memperingati 18 tahun reformasi Indonesia hari ini, Sabtu, 21 Mei, massa yang tergabung dalam Gema Demokrasi akan menggelar aksi. Aksi ini bertujuan mengevaluasi enam tuntutan yang dibacakan 18 tahun lalu oleh gerakan mahasiswa. “Kami akan memperingati masa Presiden Soeharto turun, apakah 18 tahun Soeharto turun, semua tuntutan sudah tercapai,” kata Anggota Lembaga Bantuan Hukum Jakarta Pratiwi saat dihubungi Tempo, Jakarta, Sabtu 21 Mei 2016.

Para peserta rencananya akan berkumpul di patung Arjuna Wijaya di depan Indosat, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kemudian massa akan bergerak ke arah istana. Nantinya di istana, massa akan menyampaikan evaluasinya. Saat ini poin evaluasi masih belum mencapai keputusan final pasalnya. Gerakan ini terdiri dari 30 hingga 40 organisasi di Jakarta dan diperkirakan massa yang akan turun sebanyak 100 orang.
Tepat hari ini 18 tahun lalu, Presiden Soeharto turun setelah didesak aktivis dan mahasiswa, yang dikenald engan Gerakan Reformasi. Gerakan ini melahirkan enam tuntutan. Tuntutan tersebut adalah adili Soeharto dan kroni-kroninya; laksanakan amandemen UUD 1945; hapuskan Dwi Fungsi ABRI; pelaksanaan otonomi daerah yang seluas-luasnya; tegakkan supremasi hukum; dan ciptakan pemerintahan yang bersih dari KKN. 

Aksi ini menurut Pratiwi bukanlah aksi seremonial. Sehingga keinginan bertemu dengan perwakilan istana bukanlah tujuan akhir dari aksi ini. “Ini bukan acara seremonial yang habis bertemu dengan perwakilan selesai, kami hanya bertujuan menyuarakan suara masyarakat,” ujar Pratiwi.

Pratiwi secara pribadi menuturkan dalam waktu 18 tahun belakangan ini ada beberapa hal yang memang mengarah ke arah yang lebih baik. Namun, di awal 2016 ini Pratiwi justru menilai ada beberapa kasus yang membuat seolah-olah reformasi mengalami penurunan. “Nanti kami akan sampaikan poin-poin evaluasinya saat aksi nanti,” ucap Pratiwi. (***)
Tonton Video Arung Jeram di bawah ini:

Breaking News