Ini Alasan Mahasiswa STIKES Flora Bohongi Pihak Kampus

Ini Alasan Mahasiswa STIKES Flora Bohongi Pihak Kampus

MetroRakyat.com | MEDAN  – Sebanyak 15 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Flora yang terjebak musibah air bandang di objek wisata air terjun Dua Warna, Sibolangit,  Deliserdang ternyata sempat membohongi pihak kampus.  Hal itu diketahui berdasarkan keterangan Dosen Kebidanan S1 Keperawatan STIKES Flora, Karsih dan Lilis. “Mereka minta izin dari Sabtu (14/5/2016) semalam. Dari semua mahasiswa  kami yang berangkat, mereka beralasan hendak mengindap di rumah saudaranya yang ada di Medan,” kata Karsih, Senin (16/5/2016). Di buku laporan izin bermalam (IB), rata-rata mahasiswa mengaku hendak menemui keluarganya. Belakangan diketahui, mereka pergi ke kawasan air terjun Dua Warna, Sibolangit tanpa koordinasi dengan pihak kampus. “Jadi, mereka berangkat bukan atas nama kampus.  Kebetulan tidak ada kegiatan dari kampus,” kata Karsih dan Lilis.

Begitupun, sambung Karsih, pihak kampus sudah ada yang berangkat ke lokasi dimaksud. Saat ini, 9 dari 15 mahasiswa mereka dinyatakan hilang. “Enam orang lainnya sudah ditemukan. Enam orang yang selamat ini sudah dibawa ke pos yang ada di sana,” kata Karsih ketika ditemui di kampus Jl Rajawali, Sunggal. “Kami masih menunggu kabar lanjutan dari sana. Sejauh ini, sudah semua keluarga mahasiswa kami hubungi,” ungkap Karsih.

Ia mengatakan, pihak kampus mendapat kabar mahasiswanya hilang pada Minggu (15/5/2016) malam sekira pukul 22.00 WIB. Saat itu, Ketua STIKES Flora, dr Fitria mendapat kabar dari mahasiswanya yang selamat. “Setelah mendapat kabar itu, perwakilan  kampus kami langsung menuju ke sana. Saat ini, pihak kampus masih melakukan pendataan,” tutur Karsih. (Dio S/Trib).

Redaksi Metro Rakyat

PT. Metro Rakyat Kreasi - Situs Berita Portal online - Berita Mendidik, Aktual & Inovatif.